oleh

Waduh, Proses Pemilihan Wagub DKI Diperkirakan Usai Pemilu

ANALISNEWS, JAKARTA – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi memprediksikan proses pemilihan wakil gubernur (Wagub) DKI Jakarta baru akan digelar usai Pemilihan Umum (Pemilu) yang digelar tanggal 17 April mendatang.

Hal itu menurut Prasetio lantaran para anggota dewan sibuk dengan kampanye pemilu legislatif (pileg) maupun  pemilu presiden (pilpres).

“Permasalahannya ini lagi tahun politik, jadi nggak mungkin buat mereka. Berat turun lapangan masuk lagi ke sini, mungkin ini setelah tanggal 17 kali,” kata Prasetio, Selasa (2/4/2019).

Selain itu, Prasetio tidak memungkiri jadwal anggota dewan yang mencalonkan diri kembali menjadi politisi kebon sirih sangatlah padat. Maka dari itu, dia hanya menunggu bahwa semua anggota dewan memiliki waktu.

Prasetio berharap agar Wakil Gubernur DKI yang terpilih adalah hasil pemilihan anggota dewan periode 2014-2019. Dikarenakan, merekalah yang mengerti proses dan masalah Jakarta saat ini.

Oleh itu, Prasetio akan terus menggempur anggota dewan setelah Pemilu untuk segera membuat pansus. Setelah itu dilanjutkan ke pembentukan panitia seleksi yang akan berakhir ke Bamus dan Rapat Paripurna.

“Sebelum Agustus ya mudah-mudahan bisalah setelah itu kita kumpul ngobrol lagi, kasian juga Pak Anies kalau sendirian,” tuturnya.

Seperti diketahui, sudah hampir 8 bulan lamanya kursi wagub DKI kosong semenjak ditinggal Sandiaga Uno.

Terkait penggantian Sandiaga, DPRD DKI Jakarta, sebelumnya telah sepakat akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk proses lanjutan pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta pendamping Anies Baswedan ini.

Pansus tersebut, bertugas untuk menentukan tata tertib pemilihan sebelum nama kedua calon dari PKS yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto di-voting dalam rapat paripurna yang berlangsung di anggota dewan.

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed