oleh

Caleg Petahana DPRD DKI Berguguran di Pileg 2019, Ini Penyebabnya

ANALISNEWS, JAKARTA – Pemilu Legislatif (pileg) 2019 telah memunculkan wajah-wajah baru yang merupakan tokoh muda. Berdasarkan hasil penghitungan suara sementara, para politisi muda itu bakal mendominasi kursi legislator di DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024. Artinya banyak calon legislatif (caleg) petahana yang berguguran di Pileg 2019.

Terkait fenomena tersebut, Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi mengakui memang banyak caleg petahana yang kalah pada Pemilu Serentak 2019. Selain itu, dirinya menilai zaman keterbukaan ini juga membuat masyarakat lebih sadar akan kinerja DPRD

“Masyarakat kan sudah terbuka, dia browsing APBD berapa sih dampak masyarakat terhadap anggaran reses. Sekarang masyarakat juga tahu ya, enggak bisa lagi masyarakat dibohongin, dan haknya mereka ya haknya mereka gitu,” ujar Prasetio di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Di sisi lain, dirinya mengungkapkan bahwa partainya mendapat 25 kursi di DKI pada Pileg 2019. Angka itu menurun dari perolehan 2014 lalu, yakni 28 kursi. Ia mengatakan, para caleg harus benar-benar bekerja agar dapat dipilih kembali oleh masyarakat. Salah satu caleg wajah baru dari PDI Perjuangan ada mantan penyanyi cilik Tina Toon .

“Bukan apa-apa, di sini caleg-caleg kalau memang nggak kerja untuk lima tahun ya sanksinya masyarakat tidak akan bisa memilih dia lagi,” tutur Prasetio.

Politisi asal PDIP itu juga menilai bahwa Pemilu 2019 kali ini adalah yang paling berat dari yang sebelum-sebelumnya. Menurutnya, sistem pemilu ke depan harus diperbaiki.

“Apalagi nanti di tahun 2024 akan ditambah lagi satu pemilihan gubernur ya, itu saya rasa enggak mungkin. Nah saya minta ke pemerintah khususnya untuk memperbaiki sistem pemilihan umum ke depan, jadi presiden dipilih oleh DPR RI, gubernur, walikota, bupati dipilih oleh DPRD,” jelasnya.¬† (*)

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed