oleh

Sengketa Lahan Kavlingan Tanah Berujung Penganiayaan

-Hukum-22 views

ANALISNEWS, LAHAT –Sengketa lahan kavling tanah berujung penganiayaan. Hal ini terjadi kepada Matali dan Eko warga Desa Batay Kec. Gumay Talang Kab. Lahat Sumatera Selatan, Kamis (21/11/2019).

Matali dan Eko adalah adik dan anak kandung Yusan, pemilik tanah.

Awal kejadian bermula saat Marliansyah menjual lahan kavlingan kepada Kepala Desa Batay berinisial HJ tanpa sepengetahuan Yusan.

Kepemilikan kavling tersebut oleh Yuasa di tandai dengan menanam pohon pisang. Tatkala membersihkan dan mengolah lahan, Yuasa di temani Matali dan Eko.

Menurut penjelasan Yusan, kejadian berawal HJ bersama Dinsa paman Marliansyah, Pukul 09:30 WIB datang kelokasi lahan kavlingan yang sedang di olah Yuasa. Dilokasi tersebut terjadilah perselisihan dan keributan.

Pohon pisang yang di tanam Yusan di babat oleh HJ. Keributan terjadi di lahan kavling. Matali luka-luka dan Eko robek bajunya akibat di dorong oleh Dinsa.

Oleh Yuasa, kejadian ini telah dilaporkan kepada Kepolisian sektor Kota Lahat pada hari yang sama serta telah diambil hasil visum di RSUD Kab. Lahat sebagai penguat bukti telah terjadi penganiayaan. (*)

Loading...

News Feed