oleh

Diduga Selewengkan Dana Desa, Oknum Kades Biting Diprotes Warganya

-Hukum-21 views

ANALISNEWS, MANGGARAI TIMUR – M, Kepala Desa Biting Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur periode 2014-2019 diduga melakukan penyelewengan Dana Desa (DD) anggaran tahun 2019 dan penyalahgunaan wewenang. Hal itu dikeluhkan masyarakat Desa Biting kepada AnalisNews, Selasa (17/12/2019) pukul 23.42 WITA.

M, Kepala Desa Biting masa bakti 2014-2019, diketahui sudah nonaktif pada 19 Agustus 2019. Di duga ia sudah berani membuat laporan realisasi DD tahap II anggaran 2019 Desa Biting. Warga mengeluh, M memuat realisasi anggaran dalam SPJ (Surat Pertanggungjawaban) dan tidak sesuai dengan bukti fisik maupun nonfisik. Masyarakat menduga ada tindakan penyelewengan DD yang dilakukan oleh M. Lebih parahnya, M  telah melakukan pencairan DD anggaran 2019.

“Masa jabatan Kepala Desa Biting periode 2014/2019 berakhir pada 19 Agustus 2019. Tetapi ia tetap melakukan pencairan DD tahap II anggaran 2019. DD yang dicairkan tidak diserahkan kepada pejabat sementara Desa Biting. Beliau sendiri yang kelola dana tersebut. Alhasil M membuat laporan fiktif terkait realisasi anggaran tersebut,” tutur Sahidun, perwakilan masyarakat Desa Biting.

Lebih lanjut, Sahidun menyampaikan bahwa M sudah menyalahgunakan wewenang dan juga diduga telah melakukan penyelewengan DD tahap II anggaran 2019. Nampak jelas bahwa M melakukan hal tersebut karena SPJ Desa Biting diduga fiktif atau tidak sesuai dengan realisasi fisik di lapangan. Oleh karena itu, ia dan masyarakat Desa Biting meminta Inspektorat Manggarai Timur agar serius menangani masalah tersebut. “Polemik ini dinilai sudah masuk dalam ranah hukum. Panggil dan periksa M,” pinta Sahidun.

Ada beberapa poin yang menjadi tuntutan Sahidun dan masyarakat Desa Biting perihal dugaan penyelewengan Dana Desa Biting yang dilakukan oleh M diantaranya adalah:  Pertama, meminta pertanggungjawaban dari M perihal realisasi DD tahap II anggaran 2019. Kedua, meminta pertanggungjawaban dana pengerjaan lapen jalan dari kantor desa menuju Dusun Rangke. Ketiga, meminta pertanggungjawaban dana penambahan fisik lapen jalan yang sudah dicairkan tahap II Anggaran 2019. Keempat, meminta pertanggungjawaban dokumen jenis pengerjaan jalan tani dan dokumen jenis pengerjaan pemeliharaan lingkungan pemukiman dan kelima, meminta pertanggungjawaban dana yang sudah dicairkan tetapi belum dilakukan pembayaran.

Masyarakat Desa Biting juga meminta Bupati Manggarai Timur dan Kapolres Manggarai Timur untuk segera melakukan tindakan tegas terhadap M. Mereka juga meminta agar instansi terkait tidak menjalankan pelantikan terlebih dahulu terhadap M, Kepala Desa Biting terpilih sebelum kasusnya tuntas. (Acik W.)

News Feed