oleh

Ini Hasil Pertemuan Pihak PT Pembangunan Jaya Ancol dengan Pemuda Utara

ANALISNEWS, JAKARTA – Pihak PT Pembangunan Jaya Ancol menggelar pertemuan dengan perwakilan pemuda Utara terkait rencana aksi yang akan dilakukan dengan tuntutan sebagai berikut:

1). PT. Pembangunan Jaya Ancol memberikan kebijakan untuk menggratiskan semua warga masyarakat Jakarta Utara yang akan mengunjungi destinasi wisata Ancol, hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jakarta Utara.

2). PT. Pembangunan Jaya Ancol harus memprioritaskan pemuda/i Jakarta Utara terkait lapangan pekerjaan yang ada di Ancol.

3). PT. Pembangunan Jaya Ancol harus mengurangi dan atau memberikan keringanan biaya sewa terhadap UMKM masyarakat Jakarta Utara yang berdagang didalam ruang lingkup Ancol.

4). Kepada seluruh DPRD Dapil Jakarta Utara harus mendukung penuh terkait 3 point diatas.

Dalam pertemuan yang berlangsung di restoran Rumah Kayu, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (1/12/2019) itu terjadi dialog yang berlangsung kondusif.

Dari pihak Ancol diwakili oleh, Ibu Rika,  M Husin Munir, Husin Alatas.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Sdr Cepi (Ketua Pemuda Utara), Sdr. Kemal (Pemuda Utara), Ustz M Ikbal (Ketua FPI Jakut),  LBpk Rizal ( Ketua Kobar Jakut),  Ipda Beni (Kanit IK Polsek Pademangan).

Ibu Rika dari pihak manajemen Ancol menjelaskan, “Menindaklanjuti aspirasi yang lalu, Kita tidak ingin berseberangan dan kita ingin tetap berangkulan.”

“Untuk pekerja di PT. Pembangunan Jaya Ancol ini Kami selalu mengutamakan Warga Jakarta Utara Terlebih dahulu.”

“Kami Juga Mempunyai Program Sekolah Gratis Untuk Warga Jakarta Utara.”

Husein Munir dari pihak Ancol juga menambahkan, “Kami Juga Ingin Menambahkan Untuk Reseller juga Kebanyakan Hampir 75% dari Warga Jakarta Utara, Apabila ada Warga Luar Jakarta Utara itu merupakan dari Vendor.”

“Kami Akan Selalu berupaya untuk tetap memprioritaskan Warga Jakarta Utara,” jelasnya.

Komandan barat Rizal mengatakan, “Tujuan Kami Ke sini adalah Memastikan Bahwa Memang Betul Di Taman Impian Jaya Ancol ini Banyak Warga Jakarta Utara ini yang bekerja Di Taman Impian Jaya Ancol.”

“Dan juga bagi Saya Ancol bisa Memberikan Solusi terbaik terkait Akses untuk Warga Jakarta Utara bisa Masuk Ke Taman Impian Jaya Ancol ini,” tambahnya.

Paparan dari Bapak Kemal mengapresiasi apa yang dilakukan pihak Ancol.

“Saya Sangat Mengerti Bahwa Pantai dengan Kepentingan Komersialisasi sehingga di Batasi. Harapan Saya Pihak Ancol Mau membuka diri terkait Pantai Publik ini. Sehingga Kita Bersama – sama Membangun Ancol ini.”

“Usul Saya Kami tetap berharap pihak Ancol untuk membuka diri untuk berdiskusi bersama.”

“Terkait Tentang Kebersihan Pantai, Kami Siap Membantu dan di libatkan dalam membersihkan Pantai Ancol.”

Paparan Ust. Iqbal (FPI Jakut), “Saya ke sini karena diajak Sdr Rizal, kalau untuk kebaikan mari kita lakukan.”

“Inti nya begini temen – temen minta diyakinkan untuk pantai Ini apakah bisa untuk Gratis.”

“Dalam Benak Saya Ancol merebut Hak Terkait Pantai Publik. Setelah Melihat Bahwa Ini Semua dialokasi untuk Pembangunan dan Pendidikan di Jakarta Utara, Maka Saya Mulai berubah.”

“Jadi Nanti Apabila ada yang bertanya apakah ancol bisa gratis mungkin setelah tahu ini saya bisa menjelaskan. Itu Saja yang dapat Saya Sampaikan,” ujarnya.

Kanit Intelkam Ipda Beni Polsek Pademangan menerangkan, “Dialog Seperti ini Sehingga terciptanya Suatu Komunikasi Diantara Kita Semua. Semoga Segala Masalah Bisa diselesaikan Pada Hari ini,” jelasnya.

(Bertho/Markus) 

Loading...

News Feed