Seorang ABK Meninggal di Atas KM Sinar Mentari, Polisi Olah TKP

  • Whatsapp

ANALISNEWS, JAKARTA – Unit Reskrim Polsek Kawasan Muara Baru di pimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Yudi Hermawan melakukan penanganan olah TKP meninggalnya seorang anak buah kapal (ABK) KM. SINAR MENTARI 02, pada Jum’at, 13 Desember 2019 pukul 21.00 Wib di Dermaga Barat Pelabuhan Muara Baru.

Berdasarkan keterangan bapak SIYAM selaku Nakhoda KM. SINAR MENTARI 02 dan bapak ARIF JUNIAWAN selaku wakil Nakhoda bahwa kejadian meninggalnya ABK KM. SINAR MENTARI 02 yang bernama ISMANTORO terjadi pada hari Senin , 02 Desember 2019 pukul 09.30 Wib diatas KM. SINAR MENTARI 02 pada saat berada berada di lokasi Lintang Barat 7,57700/ 84,46882 Perairan Samudera Hindia.

Muat Lebih

Menurut keterangan dari Nakhoda dan Wakil Nakhoda bahwa korban meninggal dunia karena sakit paru paru, pada saat korban bekerja memancing Tuna, tiba tiba korban pingsan kemudian sadar kembali.

Setelah istirahat selama 5 hari dan di jaga oleh abk lainnya secara bergantian , namun pada hari senin pagi jam 09.30 Wib didalam kamar abk tiba tiba korban muntah darah sebanyak 3 kali kemudian setelah di periksa korban meninggal dunia.

Sebelum berangkat kapal sekitar Bulan Agustus korban diketahui mengidap Penyakit Paru, namun korban tetap ingin ikut bekerja sebagai ABK.

Atas kejadian tersebut selanjutnya kapal kembali ke perairan Jakarta dan sandar di dermaga barat pelabuhan Muara Baru, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kawasan Muara Baru untuk penanganan lebih lanjut.

Unit Reskrim Polsek Muara Baru dipimpin Iptu Yudi Hermawan langsung mendatangi TKP dan melakukan Olah TKP, Dari hasil olah TKP diketahui korban bernama ISMANTORO, TTL : Pekalongan, 14 April 1983, Agama : Islam, Pekerjaan : Abk Kapal KM Sinar Mentari 02, Alamat : Panjang Wetan GG7/47 Rt.002/004 Desa Panjang Wetan Kec. Pekalongan Utara Pekalongan Jawa Tengah.

“Hasil pemeriksaan pada Jenazah Korban tidak ditemukan bekas luka dan tidak ada tanda tanda bekas kekerasan maupun penganiayaan serta Menurut keterangan orang tua korban bapak SAUN dan teman korban sebelumnya mengidap Penyakit paru paru, namun korban tetap ikut berlayar,” kata Iptu Yudi Hermawan. (Ipay)

Pos terkait