oleh

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Spesialis Kotak Amal

ANALISNEWS, PEKALONGAN – Kepolisian Resor Pekalongan Jawa Tengah melalui Tim Resmob Satreskrim telah berhasil menangkap dan mengamankan seorang pelaku spesialis pencurian uang di dalam kotak amal, pada Minggu (12/1/2020) pukul 17.00 WIB.

Pelaku pencurian bernama Abdul R, (43) warga Dukuh Paesan Selatan Kelurahan Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah.

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko melalui Kasubbag Humas AKP Akrom membenarkan terkait penangkapan pelaku pencurian spesialis uang di dalam kotak amal.

“Memang benar bahwa Satreskrim Polres Pekalongan melalui Tim Resmob-nya telah berhasil menangkap dan mengamankan pelaku pencurian spesialis uang di dalam kotak amal yang berada di sebuah mushola. Kejadian pencurian tersebut sempat viral di media sosial pada akhir tahun 2019 lalu,” ujar AKP Akrom dalam keterangan tertulis yang diterima AnalisNews.

Lebih lanjut, Kasubbag Humas menjelaskan, kejadian pencurian tersebut terjadi pada hari Selasa 3 Desember 2019 sekitar pukul 15.00 WIB. Saat petugas hendak pengumandang adzan, Hadi (60) membuka gudang Mushola At- Taqwa yang berada di Perumahan Pesona Griya Desa Karangsari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan hendak mengumandangkan adzan Ashar, amplifier sudah tidak ada ditempat semula.

Saat itu juga ia menghubungi rekannya untuk mengecek dan melihat rekaman CCTV mushola. Dari rekaman CCTV diketahui ada seorang laki–laki paruh baya dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna merah yang diduga telah mengambil amplifier dimaksud. Kejadian tersebut ia dan rekannya melaporkan ke pihak polisi.

Dari laporan tersebut petugas langsung melakukan olah TKP dan memeriksa keterangan saksi serta hasil rekaman CCTV. Setelah melalui berbagai proses analisa penyelidikan, polisi berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku yang saat itu berada di rumahnya.

Dari hasil pengakuan pelaku, ia mengakui telah mengambil amplifier merk Toa dan uang di dalam kotak amal di Mushola At-Taqwa kurang lebih sebesar Rp. 400 ribu. Ia juga mengakui aksinya tersebut merupakan yang kedua kalinya.

Untuk  pemeriksaan lebih lanjut, tersangka berikut barang bukti berupa sebuah sepeda motor merk Honda Vario G 5731 AH, pakaian baju warna cream, celana kain warna hitam, jaket warna hitam dan sandal warna coklat di bawa ke Mapolres Pekalongan.

“Untuk mempertanggung jawabkan  perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP yang ancamannya hukuman kurungan 5 tahun,” ucap Kasubbag Humas AKP Akrom. (*)

News Feed