Dua Tersangka Pengedar Sabu Diciduk Timsus Narkoba Polres Tanjungbalai di Bawah Pohon Sawit

  • Whatsapp

ANALISNEWS, TANJUNGBALAI – Timsus Narkoba Polres Tanjungbalai membekuk dua orang yang hendak melakukan transaksi narkotika jenis sabu di bawah pohon kelapa sawit, Selasa (24/02/2020).

Hasil keterangan Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K., MH., Selasa (25/2/2020) mengatakan, kedua orang tersangka tersebut diamankan di Perkebunan Kelapa Sawit Jalan Tomat Link III Kelurahan Pantai Johor, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai berdasarkan informasi dari masyarakat yang sudah resah atas maraknya aktivitas jual beli narkotika jenis sabu.

Menindak lanjuti laporan dari masyarakat, penanggung jawab Tim-Sus Kompol M Junjung Siregar, SH., MH., dan personil melakukan penyelidikan, hasil penyelidikan benar sesuai dengan informasi yang diterima, selanjutnya personil langsung mendatangi TKP dan melihat dua orang laki-laki sesuai dengan ciri-ciri yang di informasikan sedang duduk di bawah pohon kelapa sawit menunggu pembeli narkotika jenis sabu.

Melihat kedua tersangka tersebut, petugas langsung melakukan penangkapan, saat petugas melakukan penangkapan, tidak jauh dari kedua tersangka duduk ditemukan barang bukti berupa dua bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu.

Selanjutnya petugas menginterogasi kedua sersangka yang berinisial SB (45) warga Jalan Tomat Link III Kelurahan Pantai Johor dan tersangka berinisial RS (27) warga Dusun II Desa Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Asahan. Mereka mengaku narkotika jenis sabu yang diamankan petugas adalah benar milik mereka.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya keduanya dan barang bukti dibawa ke Sat Narkoba Polres Tanjungbalai untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.

Barang Bukti yang disita dari kedua orang tersangka tersebut berupa satu bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 8,77 (delapan koma tujuh tujuh) gram, satu bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,51 (nol koma lima satu) gram, lima belas bungkus plastik klip transparan kosong, satu unit handphone merk Samsung warna putih, satu buah dompet kecil warna hitam dan satu unit sepeda motor merk Honda Vario warna merah.

Terhadap kedua orang tersangka tersebut dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat 2 subs, Pasal 112 ayat 2 subs, Pasal 132 ayat 1 Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun atau seumur hidup atau hukuman mati. (Eko S.)

Pos terkait