Dinyatakan Sembuh, Balita Korban KDRT di Tapsel Dipulangkan

  • Whatsapp

ANALISNEWS, TAPSEL – Setelah dirawat selama dua Minggu di RSUD Sipirok, Rosita Sipahutar (4) bulan, warga Aek Badak, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, diperbolehkan pulang oleh tim medis.

Sebab, luka dibagian kepala akibat mengalami kekerasan dari orangtua perempuannya dinyatakan sudah sembuh. Dari rumah sakit,  bayi malang tersebut langsung dijemput dan diserahkan kepada petugas dari Dinas Sosial dan PPA Kabupaten Tapsel. Rencananya, bayi tersebut untuk sementara akan menjadi tanggungan dinas itu.

“Alhamdulillah, luka dibagian kepalanya sudah sembuh, makanya diperbolehkan pulang,” ujar Direktur RSUD Sipirok, Firdaus Batubara kepada awak media.

Dijelaskannya, selama dua Minggu, anak  dari pasutri Menderita (63), Sipahutar dan istrinya Priska Silitonga (27), tim medis melakukan perawatan luka, pemberian antibiotika dan analgetika untuk luka yg dialami.

Selain itu, tim medis juga memberikan cairan untuk mengatasi kondisi dehidrasi yg sempat dialami pasien.

“Yang pastinya, tim dokter jiga memberikan  nutrisi untuk memenuhi kebutuhan gizi si anak,” imbuhnya.

Dinas Sosial Kabupaten Tapsel, saat ini sedang melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, terutama kepala desa (kades) setempat, guna memastikan tempat tinggal dan pengasuh anak tersebut.

Sekretaris Dinas Sosial Tapsel, Zulkarnaen Siregar mengatakan, awalnya, orangtua perempuan anak itu sudah memberikan hak asuh kepada pemerintah, tapi, ibunya berubah pikiran dan meminta agar anaknya dikembalikan setelah sembuh,” tuturnya ketika dihubungi melalui telepon selulernya.

Untuk itu kata Zul, perlu ada koordinasi dengan pihak terkait, sehingga anak tersebut benar-benar aman ketika dia sudah dikembalikan. Dia menilai, ada beberapa kendala bagi pemerintah untuk merawat anak tersebut, diantaranya, hingga saat ini Pemkab Tapsel belum memiliki panti asuhan. (Efendi Jambak) 

Pos terkait