Gegara Wabah Corona, Jahe Merah Semakin Diburu Masyarakat

  • Whatsapp

ANALISNEWS, SLAWI – Semua masyarakat Indonesia tentu sudah tidak asing lagi dengan salah satu tanaman obat paling populer, jahe.  salah satu jenis tanaman rimpang atau Rhizoma ini memang seringkali dijadikan sebagai campuran minuman atau rempah masakan oleh masyarakat Indonesia. Pasalnya, dengan mengonsumsi jahe, tubuh akan menjadi lebih hangat dan lebih kuat.

Merebaknya wabah virus Corona (Covid 19) menjadi polemik bagi masyarakat, bahkan hingga pencegahan dengan ramuan tradisional pun turut di lakukan, jahe merah ramai konon jika dikonsumsi mampu sebagai penangkal tubuh terhadap serangan virus Corona, bahkan hingga saat ini masyarakat berlomba lomba membeli Jahe Merah.

Menurut pantauan awak media di Pasar Margasari dan Pasar Trayeman Slawi, Kabupaten Tegal, minat beli masyarakat tinggi, membuat harga jahe merah melonjak tinggi, sedangkan stok semakin sulit didapat dikarenakan saat ini jarang masa panen.

Sedangkan Tanuri pedagang rempah asal Desa Kesambi saat dihubungi mengatakan untuk stok jahe merah memang kosong, sedangkan minat pembeli tinggi. “Namun untuk stok lain masih mudah di dapat diantaranya, temulawak,” ujarnya. Minggu (15/03/2020).

Sementara Nardi (54) pedagang di Pasar Trayeman Slawi saat di temui juga mengakui, saat ini masyarakat banyak yang ingin membeli Jahe. “Diperkirakan harga jahe bisa 2,3 kali lipat harganya,” ujarnya.

Kondisi maraknya pencegahan wabah virus Corona menjadi keuntungan tersendiri bagi petani jahe, diharapkan kedepannya minat masyarakat akan tetap tinggi untuk mengkonsumsi jahe dan lebih mengerti jika jahe merah memiliki manfaat yang luar biasa terhadap kesehatan. (red)/CN)

Pos terkait