Tak Terima Videonya Masih Beredar, Zainap Datangi Yayasan Burangir

  • Whatsapp

ANALISNEWS, PADANGSIDIMPUAN -Zainap (37), warga yang divonis bebas dari virus Corona mengadu ke Yayasan Burangir Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak. Sebab,video rekaman yang menyebutkan nama dan alamatnya sebagai terduga penderita virus mematikan itu masih beredar.

Laporan tersebut diterima langsung pendiri Burangir, Timbul Simanungkalit di kantornya, Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.

Muat Lebih

Menurut Timbul, Zainap datang ke yayasan untuk melaporkan bahwa, video rekaman pernyataan Kadis Kesehatan Kota Padangsidimpuan,terkait dugaan virus Corona yang menyebut nama dan alamat lengkapnya masih beredar di media sosial.

“Dia keberatan karena sampai saat ini masih ada akun media sosial (FB) yang belum menghapus video itu,”ujar Timbul kepada awak media ketika ditemui.

Mantan anggota DPRD itu menilai, Zainap merasa keberatan dan dirugikan, sebab pihak terkait yang bertanggungjawab belum menunjukkan etikad baik dengan menyatakan penyesalan atas kesalahannya.

“Ironis, Wali Kota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution, yang datang ke rumah Zainap tidak menyebutkan kesalahan bawahannya dan tidak menyampaikan permohonan maaf,” tutur Timbul menyampaikan pengaduan Zainap.

Timbul menyesalkan sikap pemilik akun yang berprofesi sebagai oknum wartawan. Dia harusnya memahami kode etik jurnalistik dalam bertugas.

Dia menilai, walau video tersebut sudah diedit, tapi aslinya sudah beredar. “Di kantor Burangir saja kita selalu ingatkan kepada teman-teman pers untuk merahasiakan identitas korban,” ujarnya.

Ditambahkannya, ada beberapa penyebab merebaknya isu wabah Corona di Padangsidimpuan. Pertama, surat rujukan dari salah seorang dokter ke RSUD Padangsidimpuan yang diekspos di medsos dan kedua, wawancara oknum Kadis Kesehatan yang menyebut nama Zainap. (Efendi Jambak)

Pos terkait