Klarifikasi Mengatasnamakan Alumni (UMS) Sorong, Dalam Pergantian Rektor

  • Whatsapp

ANALISNEWS, SORONG, PAPAU BARAT – Muh Sanusi Rahannigmas, S. Sos., MM,.S.ip., sebagai Anggota DPD RI, akhirnya angkat bicara bahwa kelompok mahasiswa yang berorasi di depan kampus Universirtas Muhammadiyah Sorong (UMS) adalah hak kebebasan mahasiswa numun kemudian ada juga mahasiswa dan alumni yang tidak pernah terlibat dalam gerakan tersebut.

Menegaskan sekaligus meluruskan stetmen dari sekelompok Alumni UMS Sorong dan sekelompok mahasiswa dalam pergerakan untuk pergantian Rektor Universirtas Muhammadiyah Sorong yang selalu membawa atas namakan alumni yang barasal dari Universitas Muhammamdiyah Soorng (UMS) dalam pergantian Rektor tersebut. Rabu/20/5/2020

Dikatakan Oleh Muh Sanusi Rahaningmas.S.Sos,.MM,.S.ip.Muhammadiyah mempunyai aturan dalam PP Muhammadiyah kemudian dalam pertimbangan utama pada pergantian rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Sorong Papua Barat adalah regenerasi. Pergantian kepemimpinan adalah hal yang wajar untuk menegakkan sistem yang demokratis sesuai dengan sebuah  Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah olehnya itu Dalam ketentuan Anggaran Dasar  Rumah Tangga karena dalam menjabat rektor Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS) selama dua Periode.

Hal Ini dikatakan Dr Muhammad Ali, MM, MH., Muhammadiyah punya mekanisme untuk pemilihan rektor. Yang pertama senat universitas memintakan rekomendasi dari PW (pimpinan wilayah-red) Muhammadiyah untuk mencalonkan diri sebagai calon-calon yang akan diusulkan menjadi rektor dari rekomendasi tersebut kemudian senat melakukan pemilihan untuk calon rektor. Diantara yang dipilih, 3 orang yang diusulkan ke PP Muhammadiyah . ada 3 nama calon yang diusulkan, tidak boleh calon tunggal. Dari 3 nama yang diusulkan, PP Muhammadiyah akan menentukan siapa yang akan dipilih menjadi rektor. Di Universitas Muhammadiyah Sorong ( UMS ) karena sesuai dengan batang Tubuh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Ujar Muh. Sanusi Rahaningmas.S.Sos,.MM,.S.ip.selaku Alumni Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS) saya sangat kecewa karena dalam pergerakan tersebut selalu membawa atas nama Alumni UMS Sorong karena selama Ini sebagian besar Alumni UMS Sorong banyak tidak mengetahui tentang Pergantian rektor UMS Sorong. (Erwin Syah Rahakbauw)

Pos terkait