Komunitas Paguyuban Marga Tionghoa Seluruh Indonesia Kabupaten Bone, Kembali Bagi Sembako untuk Warga Masyarakat Bajoe Terdampak Covid-19

  • Whatsapp

ANALISNEWS, BONE, SULSEL – Pandemic Covid-19 yang sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir untuk wilayah Indonesia umumnya dan khususnya Bone Sulawesi Selatan,

Warga masyarakat kalangan bawah sudah merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Himbauan Pemerintah dan maklumat Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis tujuannya untuk menyelamatkan Rakyat Indonesia, dengan Jalan pakai masker, Jaga jarak , cuci tangan yang Bersih dan stay Dirumah

Bacaan Lainnya

Namun hal ini, sangat berdampak kepada kalangan masyarakat bawah yang mengandalkan pekerjaan setiap harinya untuk menyambung nafas kehidupan sehari-hari, solusinya dengan membantu warga masyarakat bagikan sembako untuk sekedar menyambung hidup.

Pada Hari Kamis 21 Mei 2020, pukul 14.00 WITA di kediaman Arman (Koordinator Warga Miskin Kel. Bajoe) Jalan Pendidikan, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone telah berlangsung proses pembagian sembako dari Komunitas Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Bone.

Kegiatan Ini dihadiri oleh YM Bhante Dammasubho Mahathera (Bikkhu Vihara Dharma Palakka Kab. Bone), Hakim Lewa (Ketua PSMTI Kab. Bone), Edy Siauw (Pengusaha Warkop D. Passalama).

Posda Bone dan dihadiri 110 warga penerima sembako dari berbagai kalangan yang terdiri dari 100 pedangang asongan dan 10 buruh angkut Pelabuhan Penyeberangan Bajoe.

Penyerahan secara simbolis diserahkan langsung YM Bhante Dammasubho Mahathera kepada Arman mewakili warga masyarakat yang diundang khusus untuk pembagian ini.

Hakim Lewa ketua PSMTI Bone menuturkan kegiatan pemberian sembako bagi warga yang membutuhkan ini merupakan bukti kepedulaian PSMTI dimasa pandemi Covid-19, apalagi kegiatan ini juga mencakup semua lapisan masyarakat yang kurang mampu.

Dan kegiatan sudah berlangsung lima tahap gelombang penyalurann yang artinya sumbangan ini menjadi pemberian paripurna dan jika ada hal yang lebih urgent juga komunitas PSMTI bersama Vihara dharma Palakka kab Bone,tidak akan tinggal diam dan ini merupakan tanggung jawab moral.

Untuk itu, dengan kegiatan ini diharapkan nantinya akan bermanfaat dan dapat meringankan beban saudara kita yang berdampak pada perekonimiannya serta dengan harapan musibah ini akan cepat berakhir.

Intinya Kalau Tidak Mau membantu gak usah mengganggu, kalau gak Mau menolong mohon Janganlah menyolong ungkap Bhante Dammasubho Mahathera kepada Awak media saat dikonfirmasi langsung pada pembagian sembako untuk PKL Laccokkong terdampak Covid-19 beberapa hari yang lalu. (Amir hafid)

Pos terkait