Tiga Hal Permintaan Forum Rakyat kepada Pemerintah Kota Pekanbaru Terkait Anggaran Dana Covid-19

  • Whatsapp

ANALISNEWS, PEKANBARU, RIAU – Mhd. Randa penggagas Forum Rakyat mengapresiasi statement Ketua DPRD Kota Pekanbaru.

Rapat gabungan lintas komisi di DPRD Kota Pekanbaru dalam rangka membahas masalah pergeseran anggaran APBD Kota Pekanbaru untuk penanganan Covid-19. Dari rapat ini DPRD Pekanbaru menyoalkan dugaan terjadinya tumpang tindih data penerima bantuan sosial Covid-19, akibat adanya dualisme data-data penerima bantuan sosial.

Bacaan Lainnya

Persoalan ini menjadi titik focus dalam pembahasan rapat lintas komisi DPRD Kota Pekanbaru, sementara itu ada hal yang sangat menarik yang menjadi pembahasan didalam rapat tersebut yaitu anggaran yang dianggarkan oleh Pemko Pekanbaru sebesar Rp115 Miliar untuk disalurkan bantuan Covid-19. Di dalam rapat tersebut banyak sekali anggota DPRD Kota Pekanbaru mempertanyakan keadaan dana tersebut, bahkan Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani mengelontarkan kalimat tegas bahwasannya Pemko Pekanbaru terkesan tidak serius dalam penganggaran dana bantuan sosial Covid-19.

“Karena anggaran yang dijanjikan oleh Pemko hanyalah anggaran di atas kertas,” tandasnya.

Berangkat dari rapat tersebut Forum Rakyat sangat mengkhawatirkan hal tersebut bahwasannya Pemko telah mencoreng dan melukai hati nurani masyarakat Kota Pekanbaru dengan melampirkan anggaran yang tidak jelas dan tidak tau dimana keberadaannya anggaran yang sebesar itu.

Oleh karena itu atas nama masyarakat Kota Pekanbaru yang diwakili oleh Forum Rakyat meminta:

1.Meminta agar Pemko lebih serius dalam melaksanakan bantuan sosial Covid-19 di kota Pekanbaru;

2.Meminta agar pemko lebih memperjelas anggaran yang akan digunakan untuk bantuan sosisal covid-19;

3.Apabila tidak mampu menyelesaikan kesimpang siuran data dan anggaran alangkah lebih baik pemko yang di pimpin oleh Walikota Pekanbaru Firdaus dan Wakil Ayat Cahyadi beserta Seko M. Noer Untuk Mundur dari Jabatannya saat ini. (Arwansyah/mhd randa)

Pos terkait