AKBP Rachmad Tri Haryadi : Angka Kriminal Meningkat di Lambar, di Tengah Pandemi Covid-19

  • Whatsapp

ANALISNEWS, LAMPUNG BARAT – Polres Lampung Barat melalui TEKAB -308 merilis 18 kasus kriminal yang terjadi di bulan Juni 2020, yang terjadi di dua kabupaten yaitu Kabupaten Lambar dan Pesisir Barat.

Salah satu faktor dampak pandemi Covid-19 yang mewabah seluruh negara termasuk Indonesia.

Bacaan Lainnya

Dalam satu bulan Polres Lampung Barat merilis ada 18 kasus yang terjadi di “Bumi Skala Berak Sai Betik” yang terjadi di dua Kabupaten yakni Lampung Barat dan Pesisir Barat.

Polres setempat berhasil mengamankan 25 orang tersangka dalam pers rilis yang diungkapkan Kapolres Lampung Barat AKBP Rachmad Tri Haryadi, S.IK., yang di gelar di halaman Mapolres Lampung Barat, Rabu (01/07/2020).

Menurutnya, angka kriminalitas terdiri dari curanmor baik roda 2 dan roda 4, ilegal fishing, pencurian dengan pemberatan, penggelapan, penganiayaan, pencabulan anak dibawah umur, pornografi, dan kepemilikan sajam.

Kata Kapolres, dalam pengungkapan kasus, terdapat dua kasus yang paling mencolok yaitu curanmor dan curat. Yaitu curanmor sebanyak 6 kasus dan curat sebanyak 5 kasus dari total 25 tersangka kasus periode bulan Juni tahun 2020.

Pihaknya telah menekankan terhadap jajarannya untuk meningkatkan kamtibnas di tengah masyarakat guna meminimalisir terjadinya kriminalitas.

Selain itu, terang orang nomor wahid di Polres Lampung Barat menjelaskan, dampak Covid-19 berpengaruh pada tingkat kejahatan disebabkan roda perekonomian masyarakat bergelojolak, terutama sumber mata pencarian, terlebih untuk masyarakat lapisan bawah.

“Tapi memang tidak bisa kita pungkiri adanya niatan dan kesempatan merupakan salah satu faktor juga tersangka melakukan tindakannya,” ungkapnya. (*)

Pos terkait