Konser Amal Peduli Banjir Kota Sorong Diramaikan oleh Ocha Sentuf and Crew, Ricko Marz dan Sorong Dance Community

  • Whatsapp

ANALISNEWS, SORONG, PAPUA BARAT – Solidaritas Pemuda dan Mahasiswa Peduli Banjir Kota Sorong yang di sponsori oleh Sonjak Market Online Kota Sorong dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kaki Abu menggelar Konser Amal selama 3 hari yaitu Senin 20 Juli – Rabu 22 Juli bertempat di lampu merah Jalan Utama Kota Sorong. Konser yang bertemakan “ Aksi Rp. 1000 ”  ini bertujuan untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir dan longsor beberapa hari lalu dan sebagai suatu ajakan kepada pengendara untuk bersama-sama peduli terhadap mereka yang harus kehilangan rumah bahkan merenggut nyawa keluarga mereka.

Turut hadir dan meramaikan acara ini, penyanyi-penyanyi tanah papua yang berbakat diantaranya ; Ocha Sentuf and crews, Rocka Marz, Rasta Marley dan Sorong Dance Community. Para seniman menyanyikan lagu-lagu dan mempertontonkan tarian kontemporer yang menggugah hati warga kota sorong untuk dapat mengulurkan tangan membantu warga yang terdampak bencana banjir.

Ditemui usai konser amal, Penanggung jawab kegiatan, Ricky N. Rosely menjelaskan bahwa gerakan aksi Rp. 1000 merupakan gerakan amal dalam rangka turut berpartisipasi untuk saling membantu membantu sesama.

“Kami dari Sonjak Kota Sorong mengapresiasi yang sangat luar buat rekan-rekanda dari LBH Kaki Abu, Seniman Tanah Papua, Sorong Dance Community, dan semua yang ikut serta dalam menyukseskan kegiatan amal ini. Harapan kami bahwa melalui aksi ini sedikitnya bisa membantu para korban yang sangat terkena dampak bencana banjir. Kami juga berharap kedepan Pemerintah Daerah dapat lebih serius dalam menangani permasalahan banjir yang selalu terjadi di Kota ini,” Jelas Ricky.

Dalam jumpa pers bersama awak media, salah satu penyanyi terkenal tanah Papua, Ocha Sentuf mengatakan bahwa aksi sosial dan amal yang dilakukan ini adalah kegiatan positif yang dilakukan dengan tulus untuk setidaknya membantu para korban yang terkena dampak banjir.

“Aksi yang kami lakukan ini tulus demi mengumpulkan seribu dua ribu guna membantu meringankan beban saudara-saudara kami yang terkena dampak banjir di Kota Sorong beberapa hari yang lalu. Harapan kami ke depan untuk Pemerintah Kota Sorong agar kejadian ini yang terulang lagi. Kami tidak bermaksud untuk saling menyalahkan tetapi mari kita bersatu dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasi semua permasalahan yang terjadi di kota yang kami cinta ini,” ungkap Ocha.

Selama melaksanakan aksi penggalangan dana, Solidaritas Pemuda dan Mahasiswa Peduli Banjir Kota Sorong menyuarakan isu-isu kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesame umat manusia. Motto yang sering digunakan sebagai simbol adalah “ Kita boleh berbeda dalam keyakinan, tapi kita tetap satu dalam kemanusiaan.” (Mambri)

Pos terkait