Mengintip Calon Kandidat Bupati Kabupaten Lebong 2020, Persiapan Para Kandidat Berlaga di Pilkada Serentak 9 Desember 2020

  • Whatsapp

ANALISNEWS, BENGKULU – Suhu perpolitik di Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu kian terasa. Semenjak pelaksanaan pilkada 2020 menemui titik kejelasan, semenjak persiapannya ditunda tiga bulan kemarin karena disebabkan wabah pandemi Covid-19 melanda tanah air. Setelah dikeluarkannya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI Nomor 5 sudah diterbitkan yang akan dilaksanakan akhir tahun ini pada 9 Desember 2020.

Di Lebong bermunculan calon-calon bupati nantinya berlaga di pilkada serentak Kabupaten Lebong 9 Desember 2020. Sebanyak empat pasangan calon bupati dan wakil bupati akan berlaga pada Pilkada Lebong, Keempat kandidat tersebut, yaitu terdiri dari tiga pasang melalui jalur parpol, dan satu pasangan melalui jalur perseorangan (Independen).

Pasangan melalui jalur perseorangan (Independen), diyakini kuat yaitu pasangan dari Armansyah Mursalin dan Masropen Iriadi setelah mendapat restu dari KPU Lebong setelah diterbitkan surat pencalonan jalur perseorangan (Independen). Untuk diketahui, persyaratan minimum jalur perseorangan (Independen) untuk maju menjadi Bacalon Kada Kabupaten Lebong harus memiliki masa pendukung kuata melalui jalur perseorangan untuk minimal 7,723 surat persetujuan dukungan yang ditempel foto copy KTP atau surat keterangan dari Dukcapil, serta minimal didistribusikan di tujuh kecamatan.

Disisi lain, bakal calon kepala daerah di Kabupaten Lebong yang bakal maju  melalaluhi jalur dukungan partai politik yaitu di antarannya, Dalhadi Umar dan Putra Jaya (Partai Perindo dan Partai Gerindra), Teguh Raharjo Eko Purwoto dan Nasirwan Thoha (Partai Nasdem dan Partai PBB), serta Kopli Ansori. Hanya saja, Kopli Ansori hingga saat ini belum menentukan pasangan sebagai pendamping (Partai PAN dihubung-hubungkan akan berkoalisi dengan jumlah yang belum ditentukan. Baik itu partai Hanura yang memiliki 1 kursi, kursi PDIP 2, kursi Golkar 2, kursi Demokrat 3, dan partai PKB 3 kursi).

Namun dari itu semua, tak menutup kemungkinan akan ada kandidat baru yang akan bermunculan dalam pertarungan pilkada Lebong 202, mengingat juga masih ada waktu beberapa bulan lagi tersisa, menjelang pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang. (*)

Pos terkait