UE Mendapat Respon Keras dari Rusia, Setelah UE Menjatuhkan Sanksi Baru Terhadap Rusia

  • Whatsapp

ANALISNEWS, INTERNASIONAL – Keputusan Dewan Eropa untuk memberlakukan pembatasan sepihak terhadap warga negara dan warga Rusia, China dan Korea Utara (Korut) menyebabkan kegemparan dan penyesalan. Sekali lagi, tidak ada bukti, semuanya dilakukan dengan dalih penemuan keterlibatan dalam beberapa serangan siber yang terjadi di masa lalu.

Kementerian Luar Negeri Rusia melemparkan kecaman keras atas sanksi baru yang dijatuhkan Uni Eropa (UE) terkait dugaan serangan siber yang dilakukan Moskow. Rusia mengatakan, mereka akan merespon dengan tegas sanksi tersebut.

Seperti dilansir dari situs resmi Sputnik pada hari  Mingguwaktu setempat  (01/08/2020), Kementerian Luar Negeri Rusia Memaparkan “Motivasi politik dari langkah ini jelas. Langkah UE yang tidak ramah tentu tidak akan dibiarkan tanpa tanggapan. Seperti yang kita semua tahu, diplomasi adalah tentang timbal balik”, jelas Kementerian Luar Negeri Rusia tersebut.

UE menjatuhkan sanksi terhadap total sembilan individu dan entitas dari ketiga negara tersebut. Orang-orang dan entitas atau badan tersebut bertanggung jawab untuk, memberikan dukungan untuk atau terlibat dalam, atau memfasilitasi serangan cyber atau upaya serangan siber.

Sanksi tersebut dijatuhkan berdasarkan kerangka kerja yang ditetapkan setahun yang lalu, tetapi tidak pernah diterapkan sebelum mengizinkan UE untuk menerapkan tindakan pembatasan yang ditargetkan untuk mencegah dan menanggapi serangan dunia maya. (*)

 

 

 

 

Pos terkait