Pembacaan Eksepsi : Terdakwa Tidak Didampingi Penasehat Hukum

  • Whatsapp
Spread the love

ANALISNEWS, SORONG – Rabu (23/09/2020), bertempat di Pengadilan Negeri Sorong, sidang dengan agenda Pembacaan Eksepsi oleh Tim Penasehat Hukum terdakwa Marthen Muuk, Simon Wasior, dan Yakobus Assem atas dugaan Makar di Aifat Timur.

Sidang yang di laksanakan dengan cara online itu menghadirkan terdakwa yang berada Polres Sorong Selatan, dan JPU, Penasehat Hukum serta Para hakim yang berada di Pengadilan Negeri Sorong.

Menurut isi Eksepsi dari Tim Penasehat hukum terdakwa terkait tindak pidana makar, dakwaan yang dibuat ” Harus di tolak ” karena hak-hak dari para terdakwa tidak dipenuhi seutuhnya merujuk ketentuan Pasal 56 Ayat (1) KUHAP. Berdasarkan pasal ini, seorang tersangka wajib didampingi pengacara jika dijerat ancaman pidana mati atau lima belas tahun penjara.

Menurut Kuasa Hukum, para terdakwa tidak di berikan hak untuk didampingi Kuasa Hukum dari tahap Pemeriksaan (Penyidikan) sampai pada kejaksaan dan pengadilan.

Selanjutnya hakim menunda sidang sampai Rabu depan untuk mendengar tanggapan JPU terhadap eksepsi oleh Penasehat Hukum Terdakwa.

Menurut Ketua Tim Penasehat Hukum Fernando M Ginuny, SH. “ Majelis Hakim harus melihat dengan kaca mata hukum yang baik agar hak-hak dari pada terdakwa dipenuhi,” tutupnya. (Mambri)

Pos terkait