Terkini Situasi Politik Arab Saudi ! Kelompok Oposisi Kerajaan Mendirikan Partai Baru, Partai Baru Bernama NAAS

  • Whatsapp

ANALISNEWS, INTERNASIONAL – Media lokal mengabarkan sekelompok kaum oposisi Kerajaan Arab Saudi dipengasingan telah mendirikan semacam partai baru yang berfungsi untuk menyaingi pihak keluarga kerajaan.

Diketahuhi partai oposisi ini dibentuk untuk melawan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud  dan penguasa de facto Putra Makota Mohamad bin Salman (MBS).

Deklarasi Partai Majelis Nasional (NAAS) menyerukan parlemen terpilih dan perlindungan konstitusional untuk memastikan pemisahanantara legislatif, yudikatif, dan eksekutif.

Dikutip dari Reuters, pada hari Kamis (24/9/2020) anggota partai NAAS menyatakan   “Waktunya sangat penting, iklim penindasan semakin meningkat,” kata anggota partai yang juga seorang akademisi, Madawi al Rasheed ditempat.

Anggota partai itu mengatakan NAAS akan bekerja dengan organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan kelompok hak asasi manusia (HAM), tanpa menimbulkan protes di kerajaan.

Diketahuhi, anggota partai termasuk kepala kelompok HAM Saudi yang berbasis di Inggris ALQST; Yahya Assiri, putra pengkhotbah Salman al Awdah yang dipenjara; Abdullah al Awdah, sarjana terkemuka Saeed bin Nasser al Ghamdi dan aktivis Syiah Ahmed al Mshikhs.

Dilain sisi, Abdullah al Awdah mengatakan. “Bahwa NAAS bertujuan untuk menciptakan gerakan nasional dengan cara bekerja dengan semua orang dari dalam dan luar keluarga kerajaan,” pungkas Abdullah al Awdah pada media setempat.

“Kami mengumumkan peluncuran partai ini pada saat kritis untuk mencoba menyelamatkan negara kami…untuk melembagakan masa depan yang demokratis dan untuk menanggapi aspirasi rakyat kami,” kata Assiri, yang menjabat sekretaris jenderal partai tersebut, sambungnya pada media AFP. (Nursaiti)

 

Pos terkait