Ayo ! Jadi Jurnalis Muda Millenial Bermodalkan Ponsel

  • Whatsapp
Spread the love

ANALISNEWS, BOGOR – Apa sih jurnalistik itu? Kayaknya, susah banget buat jadi seorang jurnalis, harus punya kamera canggih, laptop atau komputer yang bagus, mikrofon, earphone, dan sebagainya. Aku? Mana ada? Smartphone juga cuma buat upload foto dan status di instagram, searching buat ngerjain tugas, sama chattingan bareng teman-teman.

Halo, Gen-Z milenial! Kalian yang penasaran pasti bertanya-tanya soal apa itu jurnalistik dan bagaimana pekerjaannya. Pertanyaan-pertanyaan lain yang biasanya muncul di antaranya apakah sesulit yang dibayangkan? Apa harus mengeluarkan banyak modal? Apa orang kampung bisa jadi jurnalis? Lalu bagaimana dengan anak sekolahan apa bisa menjadi sekrang jurnalis? Gaji jurnalis berapa sih?

Baiklah, di sini, akan kita kupas satu persatu penjelasan dari berbagai pertanyaan di atas.

Pertama-tama, jurnalistik itu apa, sih?

Nah, jurnalistik merupakan sebuah cabang keilmuan bidang media dan publikasi. Kebanyakan masyarakat beranggapan bahwa jurnalistik hanya sebatas koran dan televisi. Tentu ini menimbulkan stigma betapa sulitnya menjadi seorang jurnalis. Namun, perlu digaris bawahi, di zaman serba modern ini, perkembangan teknologi semakin menjadi-jadi. Media menjamur di sana-sini. Jurnalistik kini, bukan lagi koran dan televisi, tetapi juga berbagai artikel yang acap kali kita dapatkan di internet merupakan bagian dari jurnalistik, bahkan para youtuber, blogger, tiktokers, instagrammer dapat termasuk ke dalam kategori jurnalistik selama mengandung berbagai kejelasan informasi.

Kedua, lantas sesusah apa menjadi seorang jurnalis?

Gampang-gampang susah، tentunya! Keseruan menjadi seorang jurnalis, kita dapat memperoleh begitu banyak pelajaran berharga karena kita bereksplorasi dengan kehidupan, kita bertemu kawan baru, orang-orang hebat dan menginspirasi, dan doyan jalan-jalan sambil belajar. Namun, jangan lupakan aturan-aturang yang ada, sebagai jurnalis kita pun perlu menjaga etika dalam mengambil serta menyampaikan suatu informasi, dalam konteks ini, kita perlu memahami kode etik jurnalistik. Tidak hanya itu kebenaran suatu berita yang disampaikan pun perlu dipertanggungjawabkan. Intinya, tetaplah menjaga sikap dan jadilah jurnalis yang kritis.

Ketiga, jadi jurnalis apa harus ngeluarin modal buat beli alat canggih? Kebutuhan jadi jurnalis itu apa saja?

Itu semua tergantung teman-teman jurnalis. Kalau memang mampu silakan beli, jika tidak pun tidak masalah, teman-teman justru dapat produktif dan berhemat dengan menggunakan smartphone teman-teman untuk berkarya. Sudah banyak aplikasi (perangkat) pengolah data word yang dapat teman-teman unduh dari google playstore. Seperti aplikasi WPS, wattpad, blogspot, jotterpad, atau microsoft office mobile. Sederhana banget, kan? Smartphone kita sudah paket komplit. Kamera, cukup jepret, mengolah data, cukup ketik dengan dua ibu jari. Bagaimana, sederhana banget, kan?

Sementara kebutuhan pokok seorang jurnalis adalah ide dan konten. Setiap jurnalis harus mampu mendapatkan konten yang segar, memikat pembaca, tetapi ingat, kita wajib menjaga integritas. Jangan pernah membuat dan menyebarkan hoax demi bisnis, dalam agama HUKUMNYA HARAM dan dapat menimbulkan dosa berantai (jariyah), dan itu sama sekali tidak etis.

Keempat, apa orang kampung bisa jadi jurnalis? Termasuk anak-anak sekolahan dan remaja? Terus, bagaimana caranya?

Jelas, bisa banget! Semua kalangan bisa menjadi jurnalis! Yang penting teman-teman harus memperbanyak baca berita. Salah satunya pantengin dan daftar klik disini https://analisnews.co.id/dashboard insyaAllah, kita sama-sama perlu belajar. Tidak ada karya manusia yang sempurna, kita tak pernah luput dari kesalahan. Ingat poin utamanya, keep going, keep learning, keep struggling!

Sekian, terima kasih,

Source of Image:
https://www.idntimes.com/tech/gadget/amp/abraham-herdyanto/rekomendasi-aplikasi-menulis-terbaik-di-smartphone

Untuk Kirim Berita Ke analisnews.co.id Klik Link Whatsapp dibawah ini : (081290227044)

Pos terkait