Kabar Baik ! Ekonomi China Bangkit Lebih Awal dari Negara G20, Setelah Dampak Pandemi Menerjang Ekonomi Dunia

  • Whatsapp
Spread the love

ANALISNEWS, INTERNASIONAL – Media lokal melaporkan hari ini bahwasanya perekonomian China telah mulai membaik, bahkan diprediksi sebagai menjadi satu-satunya negara G20 yang diproyeksikan mengalami kenaikkan sebesar 1,8% tahun ini, sedangkan AS sebesar 3,8%. Ritel di China, terutama e-commerce, mengalami kenaikkan besar.

Diketahui saat ini,  ketika sebagian besar negara di dunia masih berjuang melindungi kondisi ekonomi akibat wabah Covid-19, China sudah sukses meraih angka pertumbuhan yang membanggakan.

Meski tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya, pendapatan yang dicapai China telah memperkuat posisinya sebagai negara adidaya yang memberi pengaruh luas diseluruh penjuru.

Sebagai informasi, China menjadi satu-satunya negara superpower yang berhasil menghindari resesi ekonomi akibat Covid-19 pada tahun ini. Amerika Serikat (AS) dan Jepang pun tak mampu mengalahkan China. Menurut Bank Dunia, Produk Domestik Bruto (PDB) China diprediksi tumbuh sekitar 1,6% pada tahun ini sementara ekonomi global mengalami kontraksi sebesar 5,2%.

Dikutip dari AF, pada hari Selasa (13/10/2020) China sukses bangkit dan lebih cepat pulih dibandingkan negara lainnya karena berhasil menanggulangi Covid-19 secara cepat dan tepat. Pemerintah China juga menanamkan investasi dalam berbagai proyek infrastruktur untuk mendukung ekonomi dan membagikan insentif uang tunai sehingga kemampuan belanja masyarakat tetap kuat.

Pada akhir tahun ini, PDB China terhadap dunia meningkat sebesar 1,1% atau tiga kali lebih tinggi dibandingkan 2019. Sebaliknya, PDB AS dan Eropa terhadap dunia menurun. Estimasinya, ekonomi China diperkirakan setara dengan USD14,6 triliun atau setara dengan 17,5% PDB dunia. Tanpa adanya Covid-19, ekonomi China diyakini akan merekah.

Sementara itu,  Ahli ekonomi dari Macquarie Group, Larry Hu, mengatakan kemajuan China tidak terlepas dari besarnya pengaruh China dalam ekonomi dunia. Saat ini, banyak perusahaan China yang sukses mengadu strategi di berbagai sektor dan menguasai pasar. “Karen itu tak heran jika China mampu pulih lebih baik dibandingkan yang lain,” kata Ahli ekonomi dari Macquarie Group, Larry Hu. (Nursaiti)

Pos terkait