PM Israel Benjamin Netanyahu : Kesepakatan Normalisasi Hubungan di Kawasan Timur Tengah Menandai Diakhirinya Isolasi Geografis Israel dan Membawa Perdamaian Kawasan

  • Whatsapp

ANALISNEWS, INTERNASIONAL – Media lokal mengabarkan pada hari Jum’at (23/10/2020) lalu Otoritas Israel dan Pemerintah Sudan telah resmi mendeklarasikan kesepakatan normalisasi hubungan kedua negara. Perjanjian normalisasi, yang ditengahi dengan bantuan Amerika Serikat melaluhi perantara Presiden Donald Trump.

Sehingga saat ini menjadikan Sudan sebagai pemerintah Arab ketiga yang mengesampingkan permusuhan dengan Israel dalam dua bulan terakhir.

Dikutip dari Al Arabiya pada hari Minggu (25/10/2020) PM Israel Benjamin Netanyahu menyatakan, tiga kesepakatan normalisasi dengan negara-negara Arab  telah mengubah peta politik Timur Tengah. Kesepakatan ini menawarkan diakhirinya isolasi geografis Israel, dengan penerbangan yang lebih pendek dan lebih murah dan menciptakan perdamaian kawasan”, tutur PM Israel Benjamin Netanyahu dalam konferensi pers yang disiarkan televisi setempat. “Perjalanan udara di atas Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab (UEA) akan membuat para penumpang menghemat waktu selama berjam-jam, dan tentu saja akan menghemat uang,” sambungnya.

Disisi yang sama, PM Israel Benjamin Netanyahu memaparkan bahwa pemulihan hubungan dengan Sudan akan membuka manfaat bagi warga Israel yang ingin terbang melintasi Atlantik.

“Kami sekarang terbang ke arah barat, melintasi Sudan, sesuai dengan kesepakatan yang kami buat bahkan sebelum kami mengumumkan normalisasi, (dan) di atas Chad, yang dengannya kami juga menjalin hubungan, ke Brasil dan Amerika Selatan. Israel sebelumnya benar-benar terisolasi, Israel sekarang terhubung ke seluruh dunia,” jelasnya. (Nursaiti)

 

Pos terkait