Update ! Teknologi Terbaru Kapal Selam China, China Perluas Galangan Kapal Bohai Berteknologi Canggih

  • Whatsapp
Spread the love

ANALISNEWS, INTERNASIONAL – Media lokal melaporkan baru ini Otoritas China akan memperluas galangan kapal bohai dengan menempatkan tekhnologi canggih dalam pengoperasiannya. Seiring dengan hasrat China untuk menjadi kekuatan di laut, kapal selam  bertenaga nuklir sangat penting untuk menunjang rencana tersebut.

Secara historis, armada kapal selam bertenaga nuklir China telah dibatasi oleh kapasitas konstruksinya yang terbatas. Sejauh ini, hanya ada satu galangan kapal di negara itu yang mampu melaksanakan tugas tersebut.

Guna mewujudkan rencana tersebut, galangan kapal tersebut telah mengalami perluasan besar-besaran. Citra satelit terbaru menunjukkan telah terjadi penambahan kapasitas di galangan kapal tersebut.

Disamping armada kapal selam bertenaga nuklir China diperkirakan akan bertambah besar di tahun-tahun mendatang. Perkembangan terbaru ini menunjukkan bahwa China dapat memompa kapal selam dengan kecepatan yang lebih besar.

Dikutip dari USNI.org, pada Sabtu (17/10/2020), terlihat citra satelit komersil Shadow Break Intl menunjukkan Galangan Kapal Bohai di Huludao, China, tengah membangun sebuah aula. Bangunan itu pada dasarnya tampak identik dengan yang dibangun di sana pada tahun 2015.

Diyakini aula baru itu akan digunakan untuk pembangunan kapal selam nuklir generasi baru. Aula baru itu diperkirakan cukup besar untuk memungkinkan pembangunan dua kapal selam secara bersamaan.

Ketika ditambahkan ke aula lain yang baru dibangun, aula itu akan memungkinkan empat kapal berada di gudang sekaligus. Dan ada aula konstruksi lain yang jauh lebih tua di ujung lain situs, yang jika masih aktif, dapat menambahkan kapal lain. Jadi empat atau lima kapal sekaligus.

Sebagai informasi, semua kapal selam nuklir China dibangun di galangan kapal Bohai, sehingga kapasitasnya akan menjadi faktor utama dalam total kekuatan armada. Kapal selam nuklir itu termasuk kapal selam rudal balistik (SSBN) dan kapal selam serang (SSN). (Nursaiti)

Pos terkait