Penemuan Granat Diduga Peninggalan Zaman Belanda di Siulak Deras

  • Whatsapp
Penemuan Granat Tangan jenis Nanas diakui oleh Helmudar (38) warga RT 10 Kelurahan Siulak Deras, Kecamatan Gunung Kerinci Kabupaten Kerinci Jambi, berada dalam onggokan pasir yang dibeli tuan rumah dari Galian C milik Pak Tiwi.

ANALISNEWS, KERINCI -Terkait soal ada temuan amunisi “Granat Tangan Nanas” diduga produk peninggalan zaman penjajahan Belanda di Siulak Deras, Aparat berwenang diminta warga untuk cek lokasi GalianC milik Pak Tiwi. Sebab, asal material pasir perlu ditelusuri karena dapat mengancam nyawa warga sekitar, bila dilokasi tersebut ternyata ada gudang amunisi zaman penjajahan Belanda.

Penemuan Granat Tangan jenis Nanas diakui oleh Helmudar (38) warga RT 10 Kelurahan Siulak Deras, Kecamatan Gunung Kerinci Kabupaten Kerinci Jambi, berada dalam onggokan pasir yang dibeli tuan rumah dari Galian C milik Pak Tiwi.

Berhasil dihimpun awak media, Kamis (21/1/21) pukul 21:00 wib dari Lurah, Irwan bersama pemilik rumah pak Mikel dan penemu pertama Helmudar, membenarkan ada penemuan granat tangan berbentuk nanas di wilayahnya. Memang benar ada ditemukan granat tangan model nanas disini. Saya temukan dalam onggokan pasir yang akan digunakan untuk melepoh dinding rumah.

“Karena takut dan orang pada ramai melihatnya banyak yang usul bawa ke Koramil. Ya, granat itu kami bawa ke kantor Koramil Siulak Deras yang saat itu disambut oleh anggota piket,”ujar Helmudar didampingi Lurah Irwan.

Granat tangan diduga masih aktif ini seperti hasil peninggalan jaman penjajahan Belanda. Selain bentuk lama, permukaan bundaran bulat dalam kondisi berkarat.

Sementara pemilik bangunan beralamat di RT 11 Kelurahan Siulak Deras mengakui bahwa material pasir yang dibeli itu bersumber dari Galian C milik pak Tiwi.

“Ya kami beli pasir itu dari Galian C pak tiwi. Dan dalam onggokan pasir kami tidak tau ada granat,”ungkap Pak Mikel.

Diduga, granat nanas ini masih aktif sehingga pihak pemilik bangunan memberitahukan kepada Koramil 01 Gunung Kerinci.

Karena ditemukan dalam onggokan pasir, pihak aparat pun dimintai warga perlu melakukan penelusuran dari galian C mana asal pasir tersebut.

Tidak tertutup kemungkinan lokasi pengambilan material di GalianC Pak Tiwi masih ada setumpuk granat yang bisa menimbulkan ancaman bagi warga sekitar.

Penemuan granat ini dibenarkan juga oleh Danramil 01 Gunung Kerinci, Kapten Inf. Yatrizal.

“Betul, Granat tangan, ditemukan oleh masyarakat saat dia sedang kerja bangunan pada waktu ngaduk pasir di Kel. Siulak deras dan sekarang granat tersebut sudah kita amankan dan akan kita selidiki apakah masih aktif apakah tidak,” tuturnya. (*)

 

Pos terkait