Pleno Terbuka: KPU Sumenep Tetapkan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Terpilih

  • Whatsapp
Ach Fauzi-Nyai Hj Dwi Khalifah ditetapkan sebagai calon bupati dan calon wakil bupati terpilih pada Pilkada serenta 2020.

ANALISNEWS, SUMENEP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur malam ini tanggal 22 Januari 2021 sekira jam 19.00 Wib waktu setempat, menggelar rapat pleno terbuka menetapkan pasangan calon buapati dan wakil bupati terpilih.

Dalam pleno terbukan ini, Ach Fauzi-Nyai Hj Dwi Khalifah ditetapkan sebagai calon bupati dan calon wakil bupati terpilih pada Pilkada serenta 2020.

Bacaan Lainnya

“Dengan pembacaan bismillah pasangan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah ditetapkan sebagai pasangan terpilih,” Kata Abd Warist sambil mengetuk palu. Jum’at malam 22/01/2021.

Pasangan dengan tagline Bismillah Melayani ini ditetapkan KPU Sumenep setelah berhasil mengumpulkan suara pemilih pada Pilbub Sumenep 9 Desember 2020 tahun lalu, sebesar 391. 876 suara. Mengungguli lawan nya pasangan RB Fattah Jasin-KH Ali Fikri yang hanya mengumpulkan 296. 676 suara pemilih.

Dalam pleno terbuka pentepan calon bupati dan calon wakil bupati terpilih ini, selain lima Komisioner KPU Sumenep hadir pula perwakilan KPU Provinsi Jawa Timur, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep dan perwakilan dari partai pengusung dari kedua pasangan calon.

Menurut Komisioner KPU Sumenep Rachbini mengatakan, setelah menerima pihak menerima Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi dan surat dinas nomer 60 tahun 2021 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia. Pihaknya hanya diberikan waktu selama 5 hari untuk melakukan penetapan calon bupati dan wakik bupati terpilih.

“Dengan tidak adanya gugatan di Mahkamah Konstisusi. KPU Sumenep diberikan waktu 5 hari untuk melakukan penetapan,” kata Rachbini selepas pleno terbuka. Jum’at malam 22/01/2021.

Rachbini, juga menjelaskan, hasil penetepan calon bupati dan wakil bupati Sumenep terpilih pada Pilkada serentak tahun 2021, selanjutnya diserahkan kepada DPRD Kabupaten Sumenep dalam bentuk usulan, agar selanjutnya ditindak lanjuti ke Kementrian Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Timur.

“Tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep sudah selesai hanya tinggal menunggu pelantikan,” tandasnya. (Thofu)

Pos terkait