2 Pemuda Polman Diringkus Polisi, Usai Kepergok Curi Burung Perkutut

  • Whatsapp

ANALISNEWS, POLEWALI MANDAR – Apes dialami dua pemuda asal Kabupaten Polewali Mandar, masing-masing berinisial IW (20 Tahun) dan AL (17 Tahun ), ditangkap setelah aksi mencuri burung Perkutut milik warga setempat.

Keterangan yang dihimpun, kejadiannya berlangsung  di Desa Banato Rejo, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat dini hari.

Korban bernama Suwito (41 Tahun) menceritakan,  bahwa ia mendengar suara berisik burung di depan rumahnya, “ Saat saya melihat ke luar rumah, ternyata burung perkutut kesayangan telah hilang, sementara di pinggir jalan saya melihat ada dua orang yang sementara mencoba membunyikan sepeda motornya, “ kata Suwito kepada wartawan, Jumat (26/02/2021).

Korban pun langsung berteriak minta tolong. Sontak membuat warga sekitar keluar rumah dan kedua pelaku ditangkap ramai-ramai, “ Beberapa warga yang mendengar suara teriakan saya, keluar dari rumah dan mengejar pelaku, “ ungkapnya.

Ketika tertangkap, kedua pelaku langsung diserahkan kepada polisi, setelah nyaris menjadi korban amukan warga. Namun sayang, barang bukti burung perkutut hasil curian yang disembunyikan di balik jacket, dibuang pelaku saat menghindari kejaran warga.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Tapango IPDA Taufik Murwanto mengungkapkan, kasus pencurian burung perkutut ini telah diselesaikan secara kekeluargaan, “ Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tapango telah melakukan problem solving, untuk menyelesaikan masalah pencurian ini, “ kata Taufik kepada wartawan melalui sambungan telepon.

Selain karena nilai barang yang dicuri tidak seberapa, Taufik menyebut, mediasi melalui problem solving dilakukan, lantaran salah satu pelaku masih di bawah umur, “ Baik korban maupun kedua pelaku sepakat untuk berdamai, apalagi salah satu pelaku masih di bawah umur, nilai burung yang dicuri juga hanya sekira 1 jutaan, “ terangnya.

Selanjutnya kata dia, kedua pelaku juga berjanji untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya, serta mengganti burung perkutut milik korban, yang dibuang saat mencoba menghindari kejaran warga, “ Kedua pelaku bersedia mengganti kerugian korban dan tidak lagi mengulangi perbuatannya, “ tutup Taufik. (*)

Pos terkait