Angin Puting Beliung Hantam Lampung, Puluhan Rumah Hancur

  • Bagikan

ANALISNEWS, LAMPUNG – Sejumlah wilayah di beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Lampung dihantam angin puting beliung pada Senin (8/2/2021) sore.

Diperkirakan puluhan rumah rusak dan pohon tumbang saat angin kencang melanda disertai hujan tersebut.

Dari penelusuran di media sosial, sejumlah warganet melaporkan wilayahnya dihantam angin puting beliung itu pada Senin sore hingga malam menjelang pukul 19.00 WIB.

Beberapa wilayah yang diterpa angin kencang itu diantaranya lokasi wisata Pantai Klara di Kabupaten Pesawaran dan Desa Mekar Sari di Kabupaten Lampung Timur.

Kemudian Kecamatan Baradatu di Kabupaten Way Kanan, serta sejumlah daerah di Kota Bandar Lampung.

Di Desa Mekar Sari, Lampung Timur dilaporkan sebanyak delapan rumah porak poranda dihantam angin puting beliung.
Komandan Kodim 0429 Lampung Timur, Letnan Kolonel (Kav) M Darwis menginformasikan telah terjadi bencana angin puting beliung di Dusun 4, Desa Mekar Sari, Kecamatan Pasir Sakti.

“Benar, dari laporan anggota di lapangan, ada delapan rumah yang rusak berat,” kata Darwis, saat dihubungi, Senin (8/2/2021).

Sekretaris Desa Mekarsari, Gunawan mengatakan, informasi sementara sebanyak 12 rumah di Dusun 4 itu juga mengalami rusak sedang.

“Ada tiga warga yang luka ringan kejatuhan kayu,” kata Gunawan.

Menurut Gunawan, terjangan angin puting beliung itu hanya berlangsung sekitar lima menit.

“Warga berhamburan keluar rumah, karena takut rumah mereka roboh atau ditimpa pohon,” kata Gunawan.

Kerusakan berat akibat terjangan angin puting beliung ini juga dialami objek wisata Pantai Klara yang berada di Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran.

Kencangnya terjangan angin membuat sejumlah pondokan di pantai tersebut roboh dan terpental. Selain itu, beberapa pohon juga tumbang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesawaran, Mustari mengatakan, terjangan angin terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

“Iya, laporan yang masuk ada angin puting beliung. Petugas kami sedang menuju lokasi. Keterangan lebih lanjut nanti menyusul,” kata Mustari. (*)

  • Bagikan