Dua Pelaku Pengeroyokan Anak di Bawah Umur di Amankah Polsek Pulau Laut Tengah

  • Whatsapp

ANALISNEWS, KOTABARU – Anggota Polsek Pulau laut Tengah, melakukan penangkapan kepada dua orang pelaku terduga pengeroyokan terhadap seorang anak di bawah umur.

Kedua tersangka atas pengeroyokan tersebut berinisial TS dan SR, kini kedua tersangka pengeroyokan tidak hanya menjalani pemeriksaan petugas, tetapi kedua tersangka untuk sementara ditahan menunggu proses hukum.

Hal itu diungkapkan Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin SIK melalui Kapolsek Pulau laut Tengah, Iptu Sahropi, melalui WhatsApp Selasa (23/2/21).

Menurutnya, saat kejadian pengeroyokan korban MN (15) oleh kedua tersangka yang terjadi di Desa Pantai baru RT 1, Kecamatan Pulaulaut Tengah, Kabupaten Kotabaru yang terjadi senin 22 Pebruari 2021 sekitar pukul 18.30 Wita.

Kejadian pengeroyokan tersebut saat orang tua korban mengetahui, setelah korban pulang dari warung membeli susu. lalu orang tua korban melihat muka atau dahi anaknya (korban) ada benjolan dan mengeluarkan darah.

“Kemudian orang tua korban langsung menanyakan kepada si anak (korban) tentang kronologis kejadian, lalu korban menceritakan kejadian pengeroyokan terhadap dirinya yang dianiaya oleh dua orang, yaitu, TS dan rekannya.

“Sehingga orang tua korban merasa keberatan dengan perlakukan pelaku tersebut, orang tua korban langsung melaporkan peristiwa pengeroyokan ke Polsek Pulau laut Tengah guna proses hukum.” Ujarnya.

Kemudian lanjut Kapolsek menambahkan, kedua terduga pelaku TS dan SR mengakui perbuatannya saat diinterogasi, melakukan penganiayaan terhadap korban MN.

“Sebagai mana yang dimaksud dalam Pasal 170 Ayat 1 KUHP Jo Pasal 351 Ayat 1 KUHP atau Pasal 80 Ayat 1 UU RI No 17 tahun 2016 tentang Penetapan PERPU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang.” Tuturnya.

Pelaku melakukan tindak Pidana tentang pengeroyokan, dan barang siapa dengan terang-terangan dengan menggunakan tenaga bersama kekerasan terhadap orang atau barang.

“Kini pelaku untuk sementara diamankan beberapa jam setelah pelapor melaporkan ke Polsek Pulau laut tengah,” katanya.(zn)

Pos terkait