Jokowi Ijinkan Investasi Miras Disambut Gembira Wagub NTT, Aktivis HMI Cabang Kupang Minta Batalkan

  • Whatsapp

ANALISNEWS, OPINI – Presiden Joko Widodo mengatur perizinan investasi untuk industri minuman keras (miras) atau minuman beralkohol untuk empat provinsi. Keempat Provinsi itu diantaranya Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Papua.

Hal ini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang diteken kepala negara pada 02 Februari 2021.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya mengatur soal investasi ke industri miras, Jokowi juga memberi restu investasi bagi perdagangan eceran miras atau beralkohol masuk daftar bidang usaha yang diperbolehkan dengan persyaratan tertentu.

Sejalan dengan peraturan diatas, Wagub NTT Josef A. Nae Soi menyambut dengan gembira perpres tersebut dengan dalih bahwa itu sejalan dengan budaya dan kultur masyarakat NTT yang identik dengan minuman beralkohol.

Menanggapai pernyataan diatas, Ibnu Tokan (Formateur/Ketua Umum HMI Cabang Kupang) mengatakan bahwa “Investasi dalam bentuk apapun harus memperhatikan sisi kemudharatan dan kemanfaatan. Ijin investasi miras ini lebih banyak mudharat bagi generasi muda yang berdampak pada konflik sosial skala besar”.

Ia melanjutkan, “Rendahnya Kualitas pendidikan, kurang meratanya listrik, kualitas kesehatan yang rendah serta rendahnya perekonomian di NTT harusnya menjadi titik fokus Pemprov yang menjadi skala prioritas untuk diselesaikan bukan dengan ekspresi gembira menerima investasi miras”.

Ia juga melanjutkan, “Bahaya alkohol bagi kesehatan sangat beragam. Mulai dari masalah gangguan kejiwaan hingga berbagai kerusakan organ internal tubuh, seperti, hati, jantung, pankreas, dan sistem pencernaan dapat terjadi”.

Ibnu menilai pemerintah seharusnya membatalkan investasi miras. Dalil apapun yang digunakan untuk merasionalkan investasi miras, tetap saja akan berdampak buruk terhadap kualitas sumber daya manusia.

Kasus-kasus kenakalan remaja dan konflik-konflik sosial yang berujung pada kematian kebanyakan di sebabkan karena mengkonsumsi minuman keras yang berlebihan. (I/T)

Pos terkait