Kreatif Tim Gabungan Sat Lantas Polres Kotim Dan TNI Sosialisasikan Bahaya Covid 19.

  • Whatsapp

Kotim (27/02/2021) – Untuk menarik perhatian masyarakat tentang bahaya Covid 19 Sat Lantas Polres Kotim jajaran Polda Kalteng, bersama Anggota Kodim 1015 Sampit melaksanakan sosialisasi dengan membawa Replika Peti Jenazah dan Pasien Covid yang masih di dorong dengan Kursi Roda.

Ada hal berbeda dalam Kegiatan Pendisiplinan dan Sosialisasi pencegahan Covid-19 di Kota Sampit hari ini, Sabtu (27/02). Tim gabungan dari Sat Lantas Polres Kotim Bersama Anggota Kodim 1015 Sampit melaksanakan sosialisasi dengan membawa Replika Peti Jenazah dan Pasien Covid yang masih di dorong dengan Kursi Roda, Serta lengkap dengan Pengusung replika Peti Jenazah dengan menggunakan APD (alat pindung diri), selain itu juga menggunakan papan portable berisi himbauan Pencegahan Covid 19 yang di bawa oleh beberapa Super Hero.

Kegiatan kali ini di laksanakan di lokasi padat aktifitas dalam kota Sampit dengan menggunakan pengeras suara menyampaikan imbauan Protokol kesehatan antara lain Depan Pelabuhan Selamat Datang Persimpangan Jl.Iskandar – Jl.MT.Haryono, Pusat Perbelanjaan Mentaya ( Pasar PPM ) Jl.Iskandar, Komplek Pertokoan Mentaya Town Palace persimpangan Jl.Iskandar – Jl.P.Antasari dan Persimpangan Traffic Light Jl.Pelita – Jl.HM.Arsyad Sampit.

Kapolres Kotim AKBP. Abdoel Harris Jakin S.I.K, M.S.i Melalui Kasat Lantas Polres Kotim AKP Salahiddin, S.H, S.E memimpin langsung kegiatan kali ini dan memberikan keterangan kegiatan ini merupakan Aksi Sat Lantas Polres Kotim dengan bekerja sama dengan TNI serta Kelompok Badut kota Sampit saat memberikan edukasi terkait bahaya virus corona atau covid-19 kepada Masyarakat Pengguna Jalan, dengan menampilkan berbagai alat peraga seperti ada petugas yg mengangkat peti jenazah covid serta pasien covid dengan dilengkapi APD (Alat pelindung diri) yang sudah kita desain sedemikian rupa, maka di harapkan masyarakat semakin disiplin dan patuh terhadap Protkes Pencegahan Covid 19.

Dari kegiatan yang dilaksanakan didapati sedikitnya empat orang yang melanggar protokol kesehatan. Seluruhnya ditemukan tidak memakai masker di tempat umum yang banyak dikunjungi masyarakat. Para pelanggar kemudian diberikan teguran serta peringatan jangan sampai tidak menggunakan masker lagi kemudian di berikan masker oleh Petugas Gabungan.

Salah satu pelanggar Protkes yang tidak menggunakan masker yang merupakan pedagang di pasar PPM mengaku kapok melanggar Protkes. Dirinya mengaku takut saat melihat Peti Jenazah dan Orang Sakit Covid yang di dorong dengan kursi roda dan berjanji tidak mengulangi lagi pelanggarannya.

” Dengan upaya yang sudah dilakukan diharapkan masyarakat yang masih melanggar Protkes menjadi sadar. Akan memilih patuh protkes daripada melanggar dan berakibat fatal bahkan sampai meninggal dunia, Covid 19 ini bukan guyonan dan benar-benar nyata oleh sebab itu diperlukan kesadaran pada diri masing-masing untuk menerapkan Protkes demi mencegah penyebarannya di wilayah kita.” Tambah Kasat. (Sep/lts)

Pos terkait