Antisipasi Balap Liar di Simeulue, Personil Gabungan TNI – Polri Gelar Razia Gabungan

  • Whatsapp

ANALISNEWS, SIMEULUE, ACEH – Menindak lanjuti laporan dari masyarakat bahwasannya di seputaran Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, maraknya anak-anak muda yang melakukan balapan liar, sehingga mengganggu ketentraman masyarakat sekitar.

Personil gabungan, diantaranya Polri bersama Kodim 0115/Simeulue dan Lanal Simeulue menggelar razia kendaraan. Kegiatan itu juga  dalam rangka OPS Keselamatan Seulawah 2021 di Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Setempat AKP Arifin Bernad Tampubolon, S.H., didampingi Kasat Intelkan IPTU Devi Syahputra, S.H. dan Kasat Sabhara IPTU M. Jafar.

Dalam kegiatan tersebut sebanyak 21 personil gabungan yang terdiri dari 16 personil Polri Polres Simeulue kemudian 02 personil dari kodim 0115 dan 03 personil dari Lanal Simeulue.

Kapolres Simeulue AKBP Agung Surya Prabowo, S.I.K., melalui Kabag OPS Polres Simeulue AKP, Arifin Bernad Tampubolon, S.H., yang didampingi Kasat Intelkam IPTU Devi Syahputra, S.H., mengatakan. “Razia ini kita gelar dalam rangka OPS Keselamatan Seulawah 2021 dan menindak lanjuti keluhan dari berbagai elemen masyarakat, bahwa di seputaran Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, maraknya anak-anak muda yang melakukan balapan liar sehingga mengganggu ketentraman masyarakat di sekitarnya.

Lanjutnya. “Upaya agar kondisi tiap malam semakin kondusif, maka target operasi malam ini  adalah seluruh pengendara roda dua yang melintas. Hasilnya 13 unit sepeda motor berhasil terjaringan dalam operasi ini, terdiri dari jenis motor manual dan motor metic,” ujar Arifin Bernad Tampubolon kepada Paur Humas Polres setempat dan media AnalisNews.co.id di lokasi. Minggu (18/4/2021).

Arifin Bernad menambahkan, adapun penindakan pada pelaksanaan kegiatan tersebut berupa pelanggar yang tidak mampu menunjukkan STNK dan SIM.

“Kita jaring masyarakat yang melakukan balapan liar, masyarakat yang memakai knalpot blong, yang tidak memakai helm, dan juga warga yang tidak memakai masker demi untuk kita putuskan mata rantai covid 19 di wilayah hukum Polres Simeulue,” imbuhnya.

Seluruh pelanggar peraturan mendapatkan tilang di tempat. Pihaknya bertindak tegas bagi sepeda motor yang pretelan pihaknya melakukan penahanan. Sebab, pemilik sepeda motor tersebut juga tidak dapat menunjukkan surat-surat untuk berkendaraan.

“Sudah dilakukan sosialisasi untuk pemilik kendaraan tersebut melengkapi bagian yang standar dan menunjukkan surat-surat. Kegiatan ini terus dilakukan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada masyarakat Simeulue dalam beribadah selama Bulan Suci Ramadhan,” pungkas Kabag Ops Arifin Bernad Tampubolon. (*).