Ditantang Pandemi, SAC Sabet Gold Winner di Ajang PR Indonesia Awards 2021

  • Whatsapp

ANALISNEWS, JAKARTA – Kamis (8 April 2021), kreativitas muncul justru di saat tantangan datang. Ini dibuktikan kembali oleh Science, Art & Communications (SAC) Indonesia dengan meraih predikat Gold Winner pada Sub Kategori Corporate PR untuk perusahaan swasta di PR Indonesia Awards (PRIA) 2021, ajang kompetisi program komunikasi dan kehumasan paling komprehensif di Indonesia. Setelah sebelumnya telah meraih predikat Digital Agency of The Year di Citra Pariwara 2020.

Rayandityo Muktiaki selaku COO SAC, mengatakan bahwa menjadi kreatif bukan hanya berpikir ‘out of the box’. Tapi, tentang bagaimana ide bisa menjadi sebuah solusi.

“Dan ternyata memang, beberapa kampanye komunikasi yang kami buat sebagai usaha menghadapi masalah dampak pandemi inilah yang mendapat pengakuan publik, dan akhirnya diganjar penghargaan”, ujar Rayandityo Muktiaki selaku COO SAC, dalam keterangannya, Kamis (8/4/2021).

Rayan mengungkapkan, tim SAC tetap dituntut untuk “resah”. Sebab mereka tidak bisa tinggal diam jika di sekelilingnya banyak yang terkena imbas negatif pandemi.

Menurutnya, keterbatasan adalah pemicu kreativitas. Maka tak heran, SAC mendedikasikan potensi kreatif yang dimiliki sebagai penghasil solusi.

Pada pandemi Covid-19 ini contohnya, SAC melakukan penyerderhanaan ragam istilah dan tata cara hidup baru sebagai bagian dari upaya penyesuaian yang sulit diterima dan dipahami publik, terutama di masa awal pandemi Covid-19 di Indonesia.

Caranya, dengan mengusung kampanye #20DetikCuciCorona. Kampanye ini mengajak masyarakat untuk rajin mencuci tangan dengan sabun, sambil mendengarkan musik berdurasi 20 detik sebagai timer dan soundtrack hasil karya 70 musisi Indonesia yang terlibat. Harapannya, cuci tangan akan dilakukan dengan benar dan menyenangkan untuk mencegah penularan virus corona.

Kampanye yang dimulai sejak April 2020 ini menjadi gerakan massal yang mendapat respon positif dan dukungan dari berbagai pihak. Hingga saat ini tercatat ada 70 lagu dengan format audio dan video yang didonasikan oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia. Semua lagu tersebut akhirnya dikumpulkan ke dalam playlist yang dapat diakses melalui Bandcamp, Soundcloud, YouTube, dan Instagram @20detikcucicorona.

Tidak sampai disitu, seluruh donasi karya dari musisi terlibat juga dikonversi ke dalam piringan hitam. Lalu, diserahkan kepada tim Satgas Penanganan Covid-19, para musisi terlibat, tokoh budaya dan museum musik di tanah air. Kampanye ini juga turut melibatkan peran media untuk ikut menyosialisasikan program ini kepada masyarakat.

Tentang SAC
SAC adalah bagian dari keluarga besar GDP Venture – ekosistem industri digital terbesar di Indonesia. Karena dukungan grup itu pula, SAC kini menasbihkan diri sebagai konsultan marketing yang berbasis Science, Art dan Communications.

Sebelumnya, SAC terdiri dari 3 entitas bisnis. Masing-masing adalah, SemutApi Colony yang bergerak di bidang Integrated Marketing, lalu KLIX Digital sebagai digital marketing agency, dan KayuApi Digital Reputation yang mengambil spesifikasi sebagai konsultan Digital Public Relations. Ketiganya bergabung pada Oktober 2018 dan bertransformasi menjadi satu pintu layanan dengan nama SAC.

Sebagai informasi, PR Indonesia Awards (PRIA) adalah ajang kompetisi program komunikasi dan kehumasan paling komprehensif di Indonesia yang terselenggara secara konsisten setiap tahun. Berbeda dengan tahun sebelumnya, PRIA 2021 mengusung tema “Komunikasi Menyatukan Negeri”. Diselenggarakan oleh PR Indonesia, kegiatan ini mendapat animo yang luar biasa dari para pelaku industri kehumasan serta diikuti oleh 599 entri yang terdiri dari sejumlah perusahaan, institusi pemerintahan dan swasta pada penyelenggaraan tahun ini. (har)

Pos terkait