Ditresnarkoba Polda Lampung Musnahkan Narkotika

  • Whatsapp

ANALISNEWS, BANDAR LAMPUNG – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung kembali memusnahkan narkotika jenis sabu seberat sembilan kilogram, Rabu (7/4/2020).

Selain sabu seberat sembilan kilogaram, dimusnahkan juga pil ekstasi sebanyak 4.990 butir. Hal ini dilakukan untuk memenuhi salah syarat proses penyidikan.

Wakil Direktur Resnarkoba Polda Lampung Winardi menjelaskan barang bukti sabu dan pil ekstasi merupakan hasil ungkap kasus dari Januari sampai Maret 2021.

“Adapun total sabu sebanyak 9.830 gram dan total ekstasinya ada 4.990 butir,” kata Winardi.
Ia juga mengatakan sabu dan pil ekstasi tersebut disita dari 13 orang tersangka.

“Sebelum dimusnahkan kami lakukan uji sampel apakah benar barang tersebut narkotika atau bukan dan ini sebagai tranpasrasi,” katanya.

“Pemusnahan dilakukan dengan diblender lalu dicampur dengan solar dan prostek ini agar hilang campuran homogennya,” lanjutnya.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan profiling untuk menekan peredaran narkoba di Lampung.

Winardi sendiri mengaku telah mengidentifikasi beberapa jaringan yang sudah ada termasuk jaringan yang menyuplai di Lampung.

“Kami bedakan ada jaringan yang untuk menyuplai di Lampung dan ada jaringan yang hanya melalui wilayah Lampung untuk menyuplai daerah Jawa,” terangnya.

“Dan kami juga selalu berkoordinasi dengan seluruh jajaran yang ada di Polda Lampung,” lanjutnya.

Terkait Jalan Tol Trans Sumatera yang berulang kali menjadi tempat untuk menyelundupkan narkoba akan melakukan penjagaan lebih ketat.

“Karena jalur darat yang aman tanpa bebas hambatan itu melalui tol dan makanya di kami melakukan pengetatan di pintu gerbang pintu gerbang di Bakauheni baik itu dari Lampung Selatan maupun dari pihak Polda,” tuturnya.

Pihaknya juga akan melakukan tindakan lebih untuk pengungkapan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

“Masyarakat kami imbau untuk menghindari dari penyalahgunaan narkotika,” tutupnya. (*)

Pos terkait