DWP Kementerian PANRB Berikan Donasi Pendidikan Untuk Anak Pegawai

  • Whatsapp

ANALISNEWS, JAKARTA – Di bulan Ramadan 1442 H, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melaksanakan kegiatan pemberian donasi pendidikan bagi anak–anak dari pegawai golongan I dilingkup Kementerian PANRB. Pegawai yang berhak menerima donasi pendidikan anak adalah pengemudi, keamanan, serta tenaga kebersihan.

“Bulan Ramadan adalah bulan yang paling dimuliakan dalam ajaran Islam. Bulan ini adalah bulan yang penuh berkah dan menjadi peluang yang besar bagi kita semua untuk meningkatkan ibadah serta melakukan amal saleh,” ujar Menteri PANRB Tjahjo Kumolo dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, dalam kegiatan Pemberian Donasi Pendidikan dan Bingkisan Hari Raya Idul Fitri di Kantor Kementerian PANRB, Senin (19/04).

Atmaji menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan bantuan yang dikoordinasikan oleh DWP Kementerian PANRB. Donasi yang diberikan diharapkan dapat dipergunakan sebaik-baiknya, terutama untuk pendidikan anak. Ia juga mengajak para pegawai dapat lebih meningkatkan kepeduliannya dengan berbagi kepada sesama, sebagai wujud syukur atas segala rezeki yang telah diterima.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DWP Kementerian PANRB Endang F. Atmaji menyampaikan kegiatan tersebut rutin dilakukan saat bulan suci Ramadan. Pada tahun ini, DWP Kementerian PANRB menyampaikan dana bantuan pendidikan kepada 58 siswa SD, SMP dan SMA, serta dana orang tua asuh yang diberikan kepada 10 anak yatim piatu di lingkungan Kementerian PANRB.

Selain donasi pendidikan anak, pihaknya juga membagikan 175 paket bingkisan hari raya kepada pegawai kebersihan, pengemudi, dan tenaga keamanan Kementerian PANRB. Ia berharap pemberian santunan, donasi pendidikan, dan pemberian tunjangan hari raya ini bermanfaat dan menambah kebahagiaan dalam menyambut dan merayakan Hari Raya Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Kita dapat semakin meneguhkan diri untuk tetap dapat saling berbagi, saling membantu, dan tidak melupakan saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan, termasuk berbagi tali kasih dengan anak-anak yang menjadi yatim piatu,” pungkasnya. (har)

Pos terkait