Solidaritas Pemuda dan Seniman Papua Barat Menyerahkan Bantuan kepada Perwakilan Pengungsi Intan Jaya, Nduga dan Mimika

  • Whatsapp
Solidaritas Pemuda dan Seniman se-Sorong Raya dan Manokwari bekerja sama dengan Komunitas Peduli Kemanusiaan Nabire menyerahkan langsung bantuan kepada perwakilan masyarakat Nduga, Intan Jaya dan Mimika yang mengungsi di Nabire. Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di Gereja Kemah Injil Indonesia ( GKII ) Jemaat Anugerah, Wadio Nabire, Selasa (27/4/2021).

ANALISNEWS, NABIRE – Solidaritas Pemuda dan Seniman se-Sorong Raya dan Manokwari bekerja sama dengan Komunitas Peduli Kemanusiaan Nabire menyerahkan langsung bantuan kepada perwakilan masyarakat Nduga, Intan Jaya dan Mimika yang mengungsi di Nabire. Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di Gereja Kemah Injil Indonesia ( GKII ) Jemaat Anugerah, Wadio Nabire, Selasa (27/4/2021).

Bertindak sebagai kordinator, Steven Saroi bersama 32 anggota perwakilan komunitas seni menyerahkan bantuan berupa pakaian layak pakai, bahan makanan dan obat-obatan kepada pengungsi yang berada di Nabire. Selain mengadakan penyerahan bantuan para seniman juga mengadakan pentas hiburan bagi masyarakat berupa Tari Kreasi, Menyanyi, dan Seni lukis ala Grafity.
Steven Saroi mengatakan kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan peduli kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang mengalami bencana di beberapa daerah tersebut. Bencana yang di alami oleh masyarakat Nduga, Intan Jaya dan Mimika merupakan bencana besar yang telah berlangsung lama dan sangat membutuhkan perhatian.

“ Kami sangat berharap agar kegiatan ini tidak putus sampai disini saja tetapi akan terus berlanjut demi pemulihan bagi masyarakat yang terkena dampak dari bencana ini. Bagi kami apa yang diberikan masih belum bisa memenuhi kebutuhan dari pengungsi tetapi kiranya sedikitnya dapat membantu mereka kembali dari keterpurukan. Mari kita saling membantu sesama demi kemanusiaan, angkat mereka dari kesedihan yang sedang dialami, dan doakan mereka bagi pemulihan.

Selanjutnya Douglas Koirewoa, Kordinator Papua Dance Family Sorong mengatakan apa yang ditampilkan melalui Tarian kreasi dari anak-anak muda, lagu-lagu yang di nyanyikan, dan seni lukis grafity merupakan satu bentuk kepedulian mereka terhadap bencana yang sedang dialami para pengungsi.

“ Semua yang kami berikan dan tampilkan hari ini merupakan talenta yang Bos Besar ( Tuhan ) sudah kasih jadi melalui talenta itu sudah sepatutnya kita kembalikan buat Bos Besar dengan membantu sesame kita yang membutuhkan bantuan. Bagi kami ini sedikit tapi setidaknya dapat membantu mereka dan bisa membawa mereka keluar dari duka panjang dan keterpurukan yang sedang mereka alami. Dorang ( mereke ) senyum saja itu torang (kita) punya bahagia.
Douglas berharap kegiatan ini tidak berakhir sampai di sini tapi terus berlanjut demi pemulihan dan kiranya apa yang diberikan dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.

Kegiatan penyerahan bantuan kemanusiaan bagi pengungsi berlangsung sangat meriah dan masyarakat di ajak langsung oleh para penari untuk menari bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dengan tangis dan haru yang mendalam dari semua orang yang hadir pada pentas tersebut. Aris W

Pos terkait