Tidak akan terjadi kelangkaan, apalagi kenaikan harga tabung gas bersubsidi 3 kg di Mamuju

  • Whatsapp

kelangkaan dan kenaikan harga tabung gas elpiji 3,kg tidak akan terjadi di Mamuju.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju Hj. Imelda Pababari mengatakan bahwa kelangkaan maupun kenaikan harga tabung gas elpiji 3 kg tidak terjadi di Mamuju.

“Kalau dari harga tabung gas 3 kilo lpg yang bersubsidi itu, sebenarnya tidak ada terjadi kenaikan ataupun kelangkaan” , kata Hj. Imelda kepada media. Kamis (8/4/21)

Dari hasil koordinasi pihak pemerintah bersama pihak agen lpg 3 kg, Imelda menjelaskan bahwa stok maupun pasokan tabung melon untuk wilayah Kab. Mamuju masih mencukupi sesuai dengan data yang masuk dari pangkalan. Untuk wilayah kabupaten mamuju, ketersediaan stok lpg 3 kg melebihi sampai kurang lebih sebanyak 9.000.

“Sampai kapanpun tidak akan terjadi kelangkaan, apalagi kenaikan harga. Kalau untuk kelangkaan, saya pikir itu tidak ada karena sudah beberapa pangkalan membawa ke pihak agen itu sesuai dengan permintaan pangkalan”, jelas Hj. Imelda.

“Kalau surplusnya kurang lebih 9.000,  jdi kalau kita pikirkan kelangkaan, terjawab.”,

Namun, juga diakui Imelda bahwa penyebab yang namanya kelangkaan lpg 3 kg dikarenakan masih adanya warga yang membeli tidak sesuai alamat.

“kami memang mengakui bahwa yang menyebabkan terjadi yang namanya kelangkaan itu, misalnya daerah kelurahan binanga, masih ada beberapa kelurahan yang datang ke-kelurahan binanga untuk mengambil jatah dari kelurahan binanga. Seperti kelurahan rimuku, karema yang datang mencari tabung 3 kilo bersubsidi untuk mereka beli”, ungkap Hj. Imelda.

Dalam tetap menjaga kestabilan lpg 3 kg dalam wilayah kab. mamuju jelang Ramadhan, pihak pemerintah akan terus memantau pendistribusiannya.

“kami dari dinas perdagangan, pemerintah ini terus memantau bagaimana pendistribusian gas lpg 3 kilo ini, apalagi memasuki bulan puasa sampai lebaran nanti”, ucap Hj. Imelda.

Pos terkait