Syiar Islam dan Pentingnya Pendidikan Agama Terhadap Generasi Melalui Giat Safari Ramadhan dari Tim PC PGRI Simtim

  • Whatsapp

ANALISNEWS, SIMEULUE, ACEH – Sesuai dengan jadwal safari ramadhan yang telah disusun oleh PC PGRI Simtim, personil tim safari akan bertolak dari titik kumpul Masjid Agung Baiturrahman Kota Sinabang menuju Masjid-Masjid yang ada di Desa dalam wilayah Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Aceh. Senin (19/4/2021).

Masjid yang dikunjungi oleh tim safari ramadhan PC PGRI Simtim itu diantaranya Masjid Hidayaturrahman Desa Air Pinang, Masjid Al Muhajirin Desa Ujung Tinggi, Masjid Baitul Makmur Desa Kuala Makmur, Masjid At Taqwa Desa Ganting, Masjid Nurul Iman Desa Linggi, Masjid Al Ikhlas Desa Sefoyan, Masjid Hidayaturrahman Desa Lugu, Masjid Riadhul Jannah Desa Kota Batu.

Ketua PC PGRI Simti Malik Safi’i, S.Si melalui Sekretaris PC PGRI Simtim Adriansyah, SPd mengatakan. “Alhamdulillah kegiatan safari ramadhan ini berjalan dengan lancar dan semua personil tim safari ramadhan kita yang bertugas disambut baik oleh setiap para pimpinan desa beserta perangkatnya,” ujar Sekretaris PC PGRI Simtim.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program PC PGRI Simtim yang bertujuan untuk melakukan silaturrahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan pendidikan terkait dengan pentingnya peran orangtua dan masyarakat dalam keberhasilan pendidikan seorang anak,” jelas Adriansyah.

“Personil tim safari ramadhan ini juga melibatkan guru-guru dalam wilayah Kecamatan Simeulue Timur,” pungkas Adriansyah Sekretaris PC PGRI Simtim.

Amatan AnalisNews.co.id pada salah satu lokasi tim safari ramadhan di Masjid Hidayaturrahman Desa Air Pinang, Kepala Desa Air Pinang Asmanja, dalam sambutannya ia menyampaikan. “Ucapan terimakasih kami kepada tim safari ramadhan dari PC PGRI Simtim, atas kunjungannya ke Desa kami, semoga dapat mempererat tali silaturrahmi antara guru dengan masyarakat,” ucap Kades Desa Air Pinang.

Disamping itu, Ketua Seksi Bidang Pendidikan Kerohanian dan Karakter Bangsa Ust.Alfinusyahrin, S.Pd.I, yang bertindak sebagai imam jamaah shalat Isya, tarawih dan witir sekaligus sebagai penyampaian tausiah ramadhan.

“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, atas sambutan dan juga jamuan makanan dan minuman yang diberikan kepada kami, mudah-mudahan Allah memberikan balasan yang terbaik kepada bapak dan ibu masyarakat semuanya.

“Dan juga kami tidak dapat membalasannya, semoga Allah membalas kebaikan-kebaikan bapak dan ibu di Desa Air Pinang ini,” tutur Ust. Alfinusyahrin dalam sabutan tausiahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan. “Kami dari PC PGRI Simtim, alhamdulillah pada tahun ini, dibulan yang mulia ini, mengadakan suatu program yang memang sudah kita pahami, bahwa di Simeulue, selama bulan ramadhan ini merupakan salah satu kegiatan yang rutin dilakukan setiap bulan ramadhan.

“Oleh karena itu kami dari PGRI tidak ingin tinggal diam dan turut ambil bagian, kami juga ingin berpartisipasi dalam hal dakwah didalam bulan ramadhan ini, yang tentunya untuk menyemarakkan syiar-syiar islam di dalam bulan yang suci ini,” pungkasnya Ketua Seksi Bidang Pendidikan Kerohanian dan Karakter Bangsa PC PGRI Simtim.

Setelah panjang lebar Ust. Alfinusyahrin menyampaikan tausiah ramadhan terkait dengan syiar islam dan pentingnya pendidikan agama, yang mengajarkan tentang nilai-nilai akidah islam, diajarkannya Al-Qur’an dan diajarkannya akhlak, sehingga mereka dapat menjadi anak yang berbakti kepada orang tuanya serta patuh dan taat terhadap perintah Allah SWT.

“Dimana generasi kita hari ini telah dilalaikan oleh HP (Hand Phone), dilalaikan dengan media-media sosial dan lebih dilalaikan lagi dengan geme-geme online, sehingga tidak sedikit dan sudah banyak yang tertangkap dikarenakan game online yang di dalam game tersebut mengandung permainan perjudian yang diharamkan oleh Allah SWT,” jelas Ust.Afinusyahrin.

Dalam kesempatan itu, hadir PD PGRI Kabupaten Simeulue selaku Ketua Bidang Pengembangan Profesi yang notabenenya juga sebagai Kepala Sekolah SMPN 7 Boarding School Simeulue Timur Sulfian, S.Pd., M.Pd, mengatakan. “Kami mengucapkan terimakasih dan rasa bangga dapat bersilaturrahmi di desa ini, karena selama safari ramadhan biasanya saya di wilayah lain lokasinya, syukur alhamdulillah dapat mengikuti PC PGRI Simtim,” ucap PD PGRI Kabupaten Simeulue.

Lanjutnya dalam kesempatan itu iya mengatakan, bahwa. “Berhubung Ketua PC PGRI Simtim tidak dapat hadir di tengah-tengah kita, karena beliau mengisi acara safari ramadhan juga di Masjid Al Muhajirin Desa Ujung Tinggi, oleh karena itu Atasnama Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Simeulue Timur, melalui bapak ketua tadi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah dan menyampaikan salam beliau Assalamualaikum Warahmarullahi Wabarakatuh,” pungkas Sulfian

Sulfian menambahkan. “Diakhir arahan saya nanti akan menyampaikan dua kisah, yaitu yang pertama kisah tentang malaikat maut dan yang kedua mengenai masalah lailatulqada,” pungkasnya.

Sambungnya, ia mengatakan. “Safari ramadhan dari PC PGRI Simtim ini dimaksudkan untuk bertemu langsung dengan bapak dan ibu serta masyarakat selaku orangtua murid, bahwa PGRI ini adalah Persatuan Guru.

“Tugas kami itu adalah bersamaan juga dengan tugas dari bapak dan ibu semuanya, oleh sebab itu antara guru dan orangtua tidak bisa dipisahkan.

“Guru, menjadi tanggungjawab dari pada penyerahan anak dari pada orangtua dan orangtua juga menyerahkan anaknya kepada guru untuk mendidik anaknya di sekolah.

“Oleh sebab itu, kehadiran PGRI merasa perlu bertemu rama, bersilaturrahmi dengan bapak dan ibu, dimanapun berada terutama dalam wilayah Kecamatan Simeulue Timur.

“Pendidikan itu diyakini berdasarkan badan dunia PBB, bahwa satu-satunya untuk menyiapkan anak-anak kita dimasa yang akan datang untuk menjadi generasi sebagaimana yang kita harapakan.

“Sehingga Rasulullah SAW, memerintahkan kepada kita, didiklah anak-anak mu, karena mereka nanti akan lahir disuatu saat, disuatu zaman yang berbeda dengan zaman mu.

“Pendidikan orang-orangtua kita dulu hasilnya yang kita-kita sekarang ini, bagaimana kerasnya pendidikan yang diberikan oleh orangtua kita dulu, oleh guru-guru kita, makanya kita antara guru, orangtua dan masyarakat harus bersama-sama, karena lingkungan pendidikan itu bukan hanya satu orang.

“Bagaimana anak itu besar, itu dipengaruhi oleh 3 lingkungan, yang pertama lingkungan rumah tangga, yang kedua lingkungan masyarakat dan yang ketiga lingkungan sekolah, jadi tiga lingkungan ini tidak bisa dipisahkan apabila anak kita ingin sukses,” Jelas Pak Sulfian.

Jamaah shalat Isya, tarawih dan witir itu diikuti oleh masyarakat Desa Air Pinang, tokoh masyarakat, tokoh adat dan hukum serta dimotori oleh jajaran Pemerintahan Desa Air Pinang untuk menyukseskan selama berlangsungnya kegiatan safari ramadhan itu. (*).