Warga Desa Penggajawa Keluhkan Kemacetan Penyaluran Air Bersih PDAM

  • Whatsapp

ANALISNEWS, ENDE – Lebih dari separuh warga Desa Penggajawa, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, NTT mengalami kesulitan pasokan air bersih. Kondisi tersebut diungkapkan oleh Syaudin, seorang warga Desa Penggajawa kepada AnalisNews Rabu (7/4).

Syaudin mengaku, “kami kurang lebih sudah 3(tiga) bulan, sejak november 2020 hingga saat ini mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih dari PDAM. Memang tidak semua, tapi sebagian besar warga Desa Penggajawa mengalaminya. Terutama yang bermukim di wilayah dataran tinggi,” ungkapnya.

Lebih lanjut mengenai solusi yang dilakukan warga untuk memperoleh air bersih untuk keperluan sehari-hari, Syaudin mengaku memperolehnya dari sumur galian dan mata air pegunungan.

“Untuk sementara ada yang pake air sumur dan ada juga yang pake air dari Gunung Bewa, yang telah diberi semacam kaporit oleh petugas kesehatan Puskesmas Nangapanda,” jelasnya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Desa Penggajawa, Djafar H. Mustafa. Senada dengan Syaudin, Kades Djafarpun mengutarakan keluhan warganya mengenai air bersih. Lebih lanjut Beliau berharap agar pihak terkait segera mungkin mengatasi kesulitan dialami warganya.

Menyikapi informasi tersebut, Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ende, Yustinus Sani melalui pesawat telepon mengungkapkan bahwa untuk penyaluran air bersih ke pelanggan di wilayah Kecamatan Nangapanda belakangan ini memang terdapat beberapa kendala.

“Untuk Nangapanda sendiri memang ada beberapa kendala belakangan ini. Pertama khususnya untuk Penggajawa sendiri, karena kendala desain saluran pipa lama yang posisinya terlalu dekat dengan bibir pantai, sehingga kalau ada bencana alam semacam abrasi seperti yang terjadi beberapa bulan lalu, maka kelancaran penyaluran kitapun akan terganggu. Keemudian yang berikut untuk Nangapanda secara keseluruhan, memang saat ini produksi air bersih kita masih menggunakan teknologi pompa yang sangat bergantungan pada Listrik Negara. Sehingga kalau misalnya listrik padam maka produksi kita juga akan ikut terhenti. Untuk kondisi itu harap dimaklumi”, pungkas Yustinus.

Selanjutnya pihak PDAM Ende berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh pelanggan di kabupaten Ende.

“Ke depan saya pastikan kami akan memberikan pelayanan terbaik, termasuk merubah desain dan posisi saluran pipa lama, yang dibuat sebelum masa kepemimpinan saya. Kemudian selanjutnya untuk layanan publik, kami juga telah menyediakan akses dan ruang komunikasi yang seluas-luasnya dan terbuka bagi seluruh pelanggan. Terutama yang paling mudah diakses seperti medsos, di Facebook ada Group Facebook Bersama YS untuk PDAM Ende dan juga di WhatsApp ada group FORUM ASPIRASI PDAM ENDE“, sambung Yustinus sekaligus mengakhiri pembicaraannya. (KisWR)

Pos terkait