Cara Mengatur Keuangan di Masa Pandemi Covid-19 Menurut Pandangan Islam

  • Whatsapp
Ilustrasi (Istimewa)

ANALISNEWS, OPINI – Tak terasa bawasanya pandemi Covid-19 sudah mengguncang negeri tercinta kita ini Indonesia. sudah hampir 1 tahun wabah ini tak kunjung usai pemerintah banyak mengeluarkan upaya-upayanya. Upaya pemerintah dalam menanggulangi wabah ini adalah dengan pengawasan ketat di jalur masuk ke Indonesia dari negara lain meliputi bandara, pelabuhan, dan pos lintas batas darat.

Physical distrancing di tengah wabah covid-19 ini menyebabkan para masyarakat yang biasa nya berjualan di luar dan siswa-siswi yang biasa nya sekolah tatap muka (luring). Sekarang karena ada Covid-19 menjadi pindah ke digital.

Sekolah-sekolah mulai memberlakukan sistem belajar dari rumah atau biasa disebut (daring) dengan memanfaatkan sistem digital seperti Google Classroom, aplikasi WhatsApp, dan lain sebagainya. Para pelaku UMKM atau para penjual pun ada yang gulung tikar. Ada pula yang pindah ke onlinei memanfaatkan e-commerce yang ada di Indonesia.

Akibat physical distrancing ini masyarakat memanfaatkan e-commerce untuk memenuhi kebutuhannya, karena ini untuk menghambat penyebaran virus corona. Jadi, masyarakat tertarik dengan berbelanja di e-commerce, tapi jika ketertarikan ini tidak disikapi dengan bijak, maka hal yang akan terjadi adalah pemborosan.

Bahwasannya Allah SWT tidak menyukai hamba-Nya yang boros. Ini tercantum pada QS. Al-Isra ayat 26-27. Artinya, “Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros”.

Nah dalil di atas telah menerangkan secara jelas bawasannya kita jangan boros.

Untuk menghindari kita agar tidak boros, berikut cara mengatur keuangan di masa pandemi Covid-19 menurut pandangan Islam :

Mencari uang dengan halal

Sebab uang yang di hasilkan dengan cara yang halal hidup kita akan berkah dan insya allah kita selalu tercukupi.

Membelanjakan uang dengan sederhana

Jadi kita harus belanja sesuai kebutuhan kita jika kita tidak butuh dengan barang nya kita jangan beli itu nama nya menghamburkan uang itu tidak baik.

Menyisihkan uang dengan menabung

Jadi kita jika punya uang sisihkan uang kita untuk ditabung seberapa pun yang penting di tabung, karena uang tabungan itu sangat penting nanti nya jika kita dalam keadaan mendesak.

Di masa pandemi hindari berutang

Nah kita semua harus menahan nafsu kita untuk berbelanja walaupun itu diskon, jangan demi kepuasan berbelanja kita sampe berhutang jangan seperti itu karena berhutan akan membuat kita miskin dan akan membuat kita menuju keterpurukan.

Membuat skala prioritas dalam mengatur keuangan

Nah kita harus memprioritaskan mana yang kita butuhkan mana yang kita tidak butuh kan kenapa seperti itu supaya kita tidak boros dan bisa hemat mengendalikan keuangan.

Kesimpulannya, jadi di masa pandemi ini banyak orang-orang yang kesusahan dalam ekonominya. Oleh sebab itu kita yang sudah diberikan rezeki oleh Allah SWT manfaatkan dengan sebaik-baiknya supaya kita tidak termasuk orang yang bersifat boros, karena Allah SWT tidak menyukai sifat tersebut. Oleh sebab itu, kita sebagai hamba-Nya harus bersifat hemat.

Penulis: Edrial Prastya, Mahasiswa Perbankan Syariah UIN Jakarta