Satlantas Polres Kotabaru Gelar Pres Conference Knalpot Bising

  • Whatsapp
Kapolres kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin di dampingi Kasatlantas Polres kotabaru Iptu Lutfhi Indra Praja menggelar Press Conference knalpot bising (brong) hasil rajia Patroli di wilayah hukum Polres Kotabaru yang di gelar halaman Makopolres Kotabaru, Kamis (29/4/21).

ANALISNEWS, KOTABARU – Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kotabaru Gelar Press Conference terkait Knalpot Brong atau Bising, tindakan tersebut dikenakan Pidana kurungan 1 bulan dan denda 250 Ribu Rupiah.

Kapolres kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin di dampingi Kasatlantas Polres kotabaru Iptu Lutfhi Indra Praja menggelar Press Conference knalpot bising (brong) hasil rajia Patroli di wilayah hukum Polres Kotabaru yang di gelar halaman Makopolres Kotabaru, Kamis (29/4/21).

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, SH., SlK., MM., menuturkan, pelaksanaan press conference ini adalah hasil rajia Patroli selama di bulan puasa, pihaknya telah  melaksanakan razia knalpot bising (Brong) tersebut langsung dimusnahkan lantaran tidak memenuhi syarat teknis dan spec.

“Sebelum kita melakukan razia  terlebih dahulu, dilakukan langkah edukasi bersama komunitas sepeda motor dan bengkel penyedia jasa knalpot brong atau bising,” terang Kapolres AKBP Andi Adnan Syafruddin saat Press Conference.

Andi menyampaikan lebih lanjut, tujuan melakukan edukasi ini, agar dapat memberitahukan kepada keluarga, sahabat untuk menjaga jangan sampai menggunakan knalpot bising. apalagi bertepatan dengan bulan suci ramadhan akan menggangu orang istirahat yang sedang berpuasa dan juga melaksanakan shalat tarawih.

“Andi juga menambahkan, apabila menggunakan knalpot bising dapat memicu balap liar dan bisa menimbulkan konflik,” ujar Andi.

Menurut Andi, dalam peraturan menteri lingkungan hidup nomor 7 tahun 2009 tentang ambang batas kebisingan, umpanya motor berkapasitas 80cc sampai 175cc ambang batas bising 83dB (Decibel) satuan keras suara.

“Sehingga pelanggaran yang dilakukan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 285 Ayat 1 UU No 22 tahun 2009, sangsinya akan dikenakan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan dan denda paling banyak Rp.250.000 ribu dalam penanganan tilang,” jelas Andi.

Kesempatan itu, Kasatlantas Polres kotabaru IPTU Luthfi Indra Praja S.Tr.K menerangkan, knalpot brong atau bising hasil operasi patroli keliling sebelum datangnya bulan puasa yang berlanjut sampai sekarang.

“Kemudian dilanjutkan Operasi keliling yang bertepatan dengan Operasi Keselamatan Intan 2021, sejak tanggal 12 April sampai dengan tanggal 24 April 2021, sehingga para pengguna knalpot bising ini banyak terjaring razia,” terang Luthfi.

Lutfhi juga mengatakan, kendaraan yang terjaring razia ini ditilang paling lambat dikeluarkan sesudah sebulan menjelang lebaran nanti.

“Untuk itu ucap Lutfhi, kami sangat berterimakasih kepada masyarakat memberikan dukungan kepada kepolisian melalui Satlantas Polres kotabaru, ini adalah sudah kewajiban kami sebagai Polisi Lalulintas. dan ini sudah kewajiban kami sebagai petugas kepolisian lalulintas untuk melayani masyarakat,”  ujarnya. (zn)

Pos terkait