BPJAMSOSTEK Serahkan Kartu Peserta Pelatihan Perhotelan

  • Whatsapp

ANALISNEWS, TEGAL – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Tegal (BPJAMSOSTEK) kembali membagikan kartu kepesertaan dalam acara pelatihan perhotelan yang bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal yang dilaunchingkan di Gedung Adhipura Pemerintah Kota Tegal, Kamis (9/6).

Acara yang di pelopori oleh Disnakerin itu juga mengundang semua jajaran OPD terkait, seperti Politeknik Trisila Dharma, Yayasan Pancasakti Tegal, Indonesia Housekeeping Asosiation (IKHA) serta Disnakerin Provinsi, yang secara langsung di kukuhkan oleh Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono.

Dalam kesempatan itu, Walikota Tegal yang didampingi Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Tegal, Mulyono Adi Nugroho menyerahkan kartu simbolis sebagai tanda bahwa seluruh peserta pelatihan hotel yang berada di bawah naungan Disnakerin Kota Tegal telah dilindungi oleh BPJAMSOSTEK.

“Kami siap memberikan perlindungan untuk para peserta pelatihan perhotelan di kota Tegal yang tergabung dalam peserta BPJAMSOSTEK,” ungkap Nugroho.

Nugroho mengatakan, Kegiatan tersebut luar biasa dimana ada suatu pelatihan perhotelan yang memberikan perlindungan langsung kepada peserta yang diakomodir oleh dinas.

Perlindungan tersebut terdiri dari 2 program yaitu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

“Saya mengapresiasi kegiatan tersebut, karena perlindungannya dilakukan dari proses awal sampai nanti selama 6 bulan,”ungkapnya.

Nugroho menambahkan, proses magang seperti halnya tenaga kerja, dari mulai berangkat sampai pulang dilokasi pelatihan sepenuhnya mendapatkan jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Alhamdulilah iuran BPJAMSOSTEK selama 6 bulan ini di bayar oleh Pemkot Tegal, semoga kerjasama ini terus berkembang dengan baik,”jelas Nugroho.

Selain itu, Nugroho juga menyampaikan, bahwa BPJAMSOSTEK Cabang Tegal menginginkan seluruh lapisan masyarakat wajib ikut serta untuk  mendapatkan perlindungan Jamsostek dalam program BPJamsostek yang dinamakan program pekerja Penerima Upah (PU) dan program pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).

“Kita akan tumbuhkan budaya melindungi pekerja karena BPJamsostek terus berupaya meningkatkan manfaat kepada peserta,” ujarnya.

Dia mengatakan, kegiatan ini bisa berdampak pada peningkatan kepesertaan dan kepedulian tenaga kerja. “Bagi yang belum terlindungi program Jamsostek dapat segera menghubungi petugas kami untuk melakukan pendaftaran menjadi peserta,” pungkas Nugroho.

Sementara itu, Kepala Disnakerin Kota Tegal Heru Setyawan menyampaikan, pelatihan perhotelan ini dimaksudkan agar mendorong dan menfasilitasi kompetensi pencari kerja terutama dibidang perhotelan. Dengan kerjasama yang baik antara pihak terkait diharapkan supaya angka penurunan tingkat pengangguran terbuka bisa menjadi baik. “ Perhotelan adalah sektor yang menjanjikan, untuk melampiaskan kejenuhan itu biasanya adalah menginap di hotel yg baik dan berkualitas. Ini adalah program yang 0 dari apbd atau tanpa dari anggaran pemerintah,”sampainya.

Lanjut Heru, 20 para peserta itu dilindungi oleh jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian dan mendapatkan 3 tahun kuliah gratis di politeknik.

“Terima kasih kepada pihak terkait atas kerjasama ini, semoga bermanfaat untuk para peserta dan pemerintah kota Tegal,”tutup Heru. (HRM)