Korban Dari Kabupaten Tegal Terkait Tragedi Belasan Kapal Tenggelam Di Tanjung Pinang Bertambah

  • Bagikan

ANALISNEWS, TEGAL – Tragedi tenggelamnya belasan kapal di sepenanjung perairan Tanjung Pinang Kepulauan Riau, dari puluhan korban yang hilang, korban dari Kabupaten Tegal, selaim dari Kecamatan Suradadi ternyata ada juga dari Kecamatan Pangkah.

Data yang berhasil dihimpun, yang sebelumnya hanya 4 anak buah KM Kakap Merah 3 yang terdeteksi, ternyata 2 lagi yang berasal dari Desa Grobog Wetan Kecamatan Pangkah. Keduanya bernama Amirudin dan Ariyanto. Saat ini pihak keluarga dari kedua korban tragedi tersebut meminta pertangung jawaban kepada pihak perusahaan atau pemilik atas musibah yang dialimi anggota keluarganya.

Beda dengan 4 korban dari Kecamatan Suradadi yang ikut di KM Kakap Merah 3. Amirudin dan Ariyanto saat tragedi terjadi, mereka menjadi ABK Kapal Motor Anita Jaya yang ikut tenggelam akibat dihantam badai yang menerjang diperairan Muara Jungkat Kalimantan Barat yang terjadi pada Rabu (14/7/2021) dini hari bersama belasan kapal motor lainnya. Kini pihak keluarga kedua korban menunggu keajaiban mereka selamat dan masih menunggu perkembangan pencarian korban yang dilakukan oleh Tim Basarnas dan tim gabungan.

Ruswati salah satu kakak korban Ariyanto menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kabar dari para tim pencari korban dan pihak pemilik kapal. Dirinya mengaku, sejak kejadian tersebut tidak ada kabar pasti di mana keberadaan adiknya tersebut hingga sekarang.

Tidak cuma Ruswati, perkataan yang sama juga dikatakan salah satu paman dari Ahmad Amirudin bernama Sehun Munir, dirinya menjelaskan bahwa keponakanya tersebut sudah ikut bekerja di Kapal Motor Anita Jaya sudah dua tahun.

” Keponakan saya berangkat melaut menjadi ABK Kapal Motor Anita Jaya sudah dua tahun, saya mendapatkan kabar kalau Kapal Motor Anita Jaya yang ditumpangi ponakan saya tenggelam di perairan Muara Jungkat Kalimantan Barat dari tetangga,” jelas Munir.

Kini kedua keluarga korban berharap dan pasrah, agar mereka berdua bisa ditemukan dengan selamat, serta mereka menuntut agar pihak pemilik kapal atau perusahaan bertanggungjawab atas kejadian tersebut.(GN)

  • Bagikan