Kolaborasi Cashlez dan ACT Ajak Merchant Bahu- membahu Gandakan Kebaikan

  • Bagikan

ANALISNEWS, JAKARTA –  ( 15/10/2021 ), Setahun lebih pandemi Covid-19 telah melanda hampir seluruh dunia dan membawa dampak multidimensi yang signifikan terhadap segala aspek kehidupan di berbagai negara. Hal ini terjadi juga di Indonesia, dimana dampak pandemi ini mengakibatkan jutaan warga masyarakat terpapar Covid-19, hingga menimbulkan korban masyarakat yang meninggal dunia. Dampak pandemi ini membuat sebagian masyarakat kehilangan pekerjaan yang mengakibatkan kesulitan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

CEO Cashlez, Suwandi mengatakan, “Semenjak pandemi Covid-19 dan diterapkannya PPKM di wilayah Indonesia, banyak masyarakat yang terimbas di sektor non-formal sehingga mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi Covid-19. Masyarakat dari kelompok pendapatan rendah dan menengah yang sangat terkena dampak yang lebih besar akibat pandemi Covid-19 ini. Mereka rata-rata bekerja mendapatkan penghasilan untuk digunakan di hari yang sama, untuk makan saja sulit, apalagi untuk membeli obat bila sakit. Bukan hanya masyarakat yang merasakan ini, tetapi juga Merchant Cashlez yang terpaksa menutup toko mereka,”.

Suwandi menambahkan berdasarkan data dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebanyak 26 persen tulang punggung keluarga pada kuartal III berhenti bekerja. Kemudian, sekitar 50 persen pada kuartal I dan II mengalami penurunan pendapatan.

Melihat kondisi tersebut, Cashlez menggandeng Lembaga Kemanusiaan terpercaya, Aksi Cepat Tanggap (ACT), mengajak seluruh Merchant Cashlez dalam program #BahuMembahu untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19, baik itu masyarakat umum, Merchant Cashlez yang skala UMKM, maupun masyarakat yang sedang isolasi mandiri (isoman) atau membutuhkan pelayanan medis dengan melakukan donasi. Nantinya donasi yang diberikan Merchant akan dilipatgandakan oleh Cashlez dan disalurkan melalui ACT, hal ini agar lebih banyak yang terbantu.

Hendrik Adrianto, CCO Cashlez menjelaskan bahwa program donasi akan berlangsung selama

3 bulan, dari bulan Oktober 2021 hingga Januari 2022. “Selama 3 bulan, penyaluran donasi juga

PT. Cashlez Worldwide Indonesia Tbk.

Akan dibagi menjadi 3 periode sesuai dengan target penerima manfaat. Donasi periode 1 ditujukan untuk masyarakat yang sedang menjalani isoman atau membutuhkan bantuan medis. Donasi periode 2 ditujukan untuk Merchant Cashlez UMKM yang terpaksa menutup usaha mereka semasa pandemi Covid 19. Terakhir, donasi periode 3 ditujukan untuk masyarakat umum yang berpenghasilan rendah dan berhenti bekerja.” ungkapnya.

Andrey Alviansyah, Executive Director ACT mengatakan, “Kami menyambut baik dan mendukung kerja sama dengan Cashlez untuk senantiasa #BahuMembahu membantu masyarakat yang terdampak pandemi. Kami harap program ini akan berjalan dengan lancar dan segala prosesnya dimudahkan,”.

Andrey menambahkan bentuk penyaluran donasi dari program #BahuMembahu akan disesuaikan dengan penerima manfaat, seperti sembako, obat-obatan, vitamin, modal usaha, pelayanan medis, dan sebagainya.

“Kami harap melalui program #BahuMembahu Bersama Cashlez dan ACT, bukan hanya masyarakat yang merasakan manfaatnya, tetapi juga perseroan sendiri dan para merchant Cashlez dapat merasakan indahnya kebaikan dengan berbisnis sambil bersedekah. Semoga kita semua mendapatkan keberkahan.” tutup Suwandi.

Tentang PT Cashlez

Worldwide Indonesia Tbk.:

PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk. (Cashlez) adalah perusahaan teknologi finansial yang bergerak di bidang pembayaran, khususnya payment gateway. Cashlez menyediakan layanan pembayaran sebagai nilai tambah bagi pemilik usaha maupun perusahaan untuk tumbuh dan berkembang melalui pengembangan sistem Mobile Point of Sales (MPOS) yang didukung berbagai fasilitas penerimaan pembayaran, seperti pembayaran menggunakan kartu dan pembayaran digital (QRIS, Virtual Account dan Payment Link) dalam satu aplikasi. Sistem ini sekaligus dapat memantau seluruh transaksi secara real-time.

Melalui inovasi ini, Cashlez berhasil mendapatkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia (MURI) pada tahun

2019 sebagai “Payment Aggregator Pertama dengan Point-of-Sale dan Pilihan Pembayaran Multi-Acquiring Bank Terbanyak dalam Satu Aplikasi”. Cashlez berkomitmen untuk menjadi solusi terbaik bagi para pelaku usaha dan mitra terbaik bagi bank dan non-bank, oleh karena itu Cashlez juga bekerjasama dengan bank dan non-bank untuk menyediakan akses pendanaan/permodalan bagi pelaku usaha.

Kini, Cashlez telah membantu lebih dari 10.000 pelaku usaha dari berbagai segmen di seluruh Indonesia. Pada bulan

Mei 2019, Cashlez menerima izin resmi sebagai penyelenggara payment gateway dari Bank Indonesia dan awal tahun 2020, Cashlez secara resmi menjadi perusahaan teknologi finansial pembayaran pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham CASH.

Selengkapnya, kunjungi www.cashlez.com.

( danu )

  • Bagikan