Pembangunan SDN Hanofa Di Sugar Banyak Kejanggalan

  • Bagikan

Pembangunan Sekolah SDN Hanofa Di Duga Banyak Kejanggalan.

MediaAnalisIndonesia.co.id,Nias Barat-Dalam rangka Aktivitas Kontrol sosial guna pembantu pemerintah Aman Kondusif dan Nias Barat Gemilang.
Tim Liputan Media Analis Indonesia turun lapangan ketitik lokasi pembangunan Sekolah SDN Hanofa berada diDesa Hanofa Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat
Selasa, 12/10/2021

Ketika tiba diSDN hanofa diduga banyak terdapat kejanggalan diantarnya Papan Proyek yang tidak dipasang.
Menurut salah satu pekerja dan warga setempat ketika dikonfirmasi menyatakan kami tidak tahu menahu soal papan kegiatan dan tidak ada perintah ujarnya.lalu kami masih berupaya mengkonfirmasi pihak pelaksana dan pihak terkait karena selalu tidak ada ditempat.

Kami khawatir dengan temuan kejanggalan kejanggalan tersebut di pengerjaan proyek pembangunan sekolah SDN hanofa yang diduga kuat akan tidak berjalan sesuai harapan.
Saat kami menghubungi pihak kepala sekolah Lewat telefon genggam menyatakan bahwa soal pembangunan sekolah tersebut kami tidak tahu menahu tentang masalah atau SOPnya,yang perlu kami ketahui pihak sekolah hanya Pembangunan tersebut sudah siap bulan desember dan sudah bisa di pakai anak sekolah. Soal masalah dan kejanggalan mohon ditanyakan pihak terkait termasuk PT. Dwi Tunggal kata kepala sekolah.

Selanjutnya pihak pemborong tidak memperhatikan pembayaran pengangkutan pasir selama satu bulan tidak pernah melunasin karena kasihan mereka butuh makan dan lain sebagainya.
Yang menajubkan lagi sesuai dengan petunjuk teknis semua bahan material termasuk jenis pasir simangkok atau pasir pasang artinya pasir kasar akan tetapi kenyataan dilapangan yang pakai pasir teras atau pasir puti dari laut, Artinya pasir laut kualitasnya tidak layak.

Pada saat kami temui warga setempat Dia juga selaku komite sekolah Bapak Imanueli Maruhawa Atau sering disapa Ama Firu Maruhawa menyampaikan Nada keras Bahwa pembangunan sekolah SDN hanofa ini tidak sesuai gambar atau SOP.
Karena kekecewaannya pihak pemborong yang upah mengangkutan Pasir belum dibayarkan sampai saat ini.sehingga kamin warga sangat kecewa termasuk saya.sampainya Oknum pemborong itu pernah menyatakan pihak komite sekolah disini tidak berwewenang di Pembangunan ini,Sehingga warga kesal dan kecewa dari omongan tersebut.
” Ia juga menambahkan kegiatan pembangunan sekolah tersebut Diduga sebagai bahan korupsi.sampai disaat datang konsultan dan dinas PUPR turun lapangan membongkar fondasi dan disuruh diperbaharui karena tidak sesuai Aturan yang yang sudah ditetapkan.tentu Dimata kami masyarakat menilai pembangunan tersebut Asal jadi

“Begitu juga papan sekolah yang sudah dibongkar malah dipakai semaunya tanpa kordinasi pihak sekolah papan tersebut dijadikan Mal bangunan.kami kira sudah melanggar aturan sedangkan papan tersebut sebagai Investaris sekolah.dari pihak sekolah pun berencana menglelang tetapi pihak pekerja telah dipakai

Seterusnya saat diukur penggalian lubang fondasi bangunan Hanya 20-30 Cm.sedangkan penyampaian tukang sedalamnya Sekitar 120-110 meter.
Kami harap Kami warga Desa Hanofa termasuk Bapak Ama Firu Maruhawa meminta kepada pihak terkait dalam pembangunan tersebut segera diEvaluasi Pemborong tersebut, Jangan hanya gara gara pembangunan sekolah yang asal jadi ber efek kegenerasi kami dikarenakan pembangunan tersebut tidak sesuai prosedur.

Harapan kami pembangunan sekolah SDN Hanofa Harus sesuai Gambarnya jangan Asal jadi Harapnya,termasuk Tokoh Desa Hanofa Imanueli Maruhawa.

(Faagl)

  • Bagikan