PPKM Tempat Wisata dan Kuliner Di Harapkan Disiplin Protokol Kesehatan

  • Bagikan

 

Hotel dan kuliner di harapkan bebas dan disiplin PPKM.

Kesadaran Masyarakat Untuk Penerapan PPKM di harap dapat terus meningkat

Tingkat okupansi atau keterisian kamar hotel di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, dilaporkan meningkat seiring dengan sejumlah penyesuaian atau pelonggaran aturan pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Hari Libur wisatawan di harapkan menerapkan protokol kesehatan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor Yugo Abeta Lahay, di Kota Bogor, Sabtu mengatakan bahwa, pada akhir pekan, tingkat okupansi hotel tercatat mencapai 75. 85 persen, atau sudah mengalami perbaikan dibanding sebelumnya.

“Utamanya untuk akhir pekan, bisa mencapai 60-85 persen untuk tingkat okupansi,” kata Yugo.

Yugo menjelaskan, peningkatan jumlah wisatawan yang menginap di hotel-hotel yang ada di wilayah Kota Bogor tersebut, untuk saat ini masih terjadi pada akhir pekan saja. Untuk hari-hari kerja, tingkat okupansi berkisar 50 persen.

Dengan kondisi yang sudah mulai membaik tersebut, lanjutnya, para pengelola hotel juga sudah mulai melakukan penyesuaian harga. Namun, penyesuaian harga tersebut, masih di bawah harga normal.

“Untuk hari biasa sudah mulai baik, sekitar 50 persen, tidak kosong. Beberapa hotel juga sudah mulai menaikkan harga, meskipun belum ke harga normal,” ujarnya.

Untuk saat ini, tamu hotel yang menginap kebanyakan berasal dari Di Dominasi Weekdays Masih Kementerian Dan Lembaga DKI Jakarta & Jawa Barat. Pihak pengelola hotel tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, termasuk penerapan aplikasi PeduliLindungi.

“40 Hotel Menerapkan Prokes pasti kami terapkan, termasuk dari seluruh hotel sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi,” ujarnya.

Sementara untuk bisnis restoran, lanjutnya, saat ini di wilayah Kota Bogor sudah mulai berangsur normal, khususnya untuk restoran dengan konsep luar ruangan. Ia mengharapkan kondisi pariwisata di Kota Bogor bisa terus membaik.

Meskipun sudah mulai membaik, namun, para karyawan yang tergabung dalam PHRI Kota Bogor masih bekerja dengan sistem bergantian. Hal tersebut sesuai dengan aturan pemerintah terkait penerapan PPKM level 3.

“Pada saat PPKM level 3 ini, mulai mencoba untuk kerja karyawan Jadwal Kerja Mulai Padat,” tambahnya.

Saat ini di wilayah Kota Bogor menerapkan PPKM level 3 dengan sejumlah penyesuaian baru. Pusat-pusat perbelanjaan termasuk destinasi wisata di wilayah tersebut, secara perlahan sudah diizinkan untuk beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Beberapa Wilayah Zona Hijau dan antisipasi masyarakat terhadap beberapa wilayah dan penerapan disiplin kesehatan diharapkan dapat terus meningkat.

Di harapkan tingkat keberhasilan dan disiplin masyarakat dapat mencapai standar pemberlakuan standar PPKM yang kini terapkan di wilayah Bogor Jawa Barat dapat meningkat dengan penerapan disiplin kesehatan.

  • Bagikan