Sempat Terhenti, Wisata Desa Mernek Cilacap, Akan Dibuka Kembali Untuk Umum

  • Bagikan

CILACAP, analisnews.co.id – Wisata Poktan yang cukup menarik, (kawista) kuliner wisata malam. yang berada di Desa Mernek Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap yang berdiri di lahan aset desa yang dijalankan dengan Sumber PAD desa tersebut, akan di gunakan edukasi desa pertanian yang didalamnya ada unsur kapoktan.

Kelompok pertanian desa menggunakan lahan milik desa seluas 2 bau/1,4 hektar kurang lebihnya yang dianggarkan dari angaran dana terdiri dari dana bina lingkungan dengan ditopang dari dana BUMN, CSR Pertamina Maos dan Dinas Pertanian, akan menjadi sebuah wisata desa andalan di Kabupaten Cilacap.

Menurut Kapala Desa Mernek Bastanul Arifin saat ditemui dengan didampingi Ketua BUMDES, Eri, perangkat desa dan para pengusaha-pengusaha yang sudah bisa disebut melioner mengatakan, dalam pernemuan inisiatif tersebut membahas tentang pembangunan wisata di desa mernek, Jumat (15/10/2021).

“BUMDES Desa, adalah peran utama dalam (kawista) kuliner wisata malam didesa kami, yang sudah di bangun sejak 2 tahun lalu, dengan harga masuk untuk menikmati keindahanya wisata Poktan hanya cukup mengeluarkan uang sebesar Rp. 5000 rupiah untuk dewasa dan bagi anak-anak gratis, karena nantinya wisata ini akan kita jadikan salah satu wisata andalan di Kabupaten Cilacap,” Jelas Ketua Bumdes.

Dalam kegiatan Kawisata. yang didalamnya ada AEW Agro Edo wisata dan BUMDES di tahun 2021 betujuan untuk peningkatan UMKM dengan menonjolka espek utama yaitu UMKM agar terlihat tampil didalam kawista. Kuliner wisata malam terdiri satu menara evel dan keindahan pertanian agar wisata dapat berlibur dengan keindahan pertanian.

“Dengan nuansa pertanian agar wisata dapat menikmati indahnya bertani, para wisatawan lokal atau non lokal dipastikan akan menikmati kepuasan karena melihat pemandangan pertanian, supaya dapat menikmati indahnya bertani dan disitu para foto grafer yang sudah siap melayani para wisatawan akan keindahan Kawista itu yang terpenting,”jelasnya.

Ditempat yang sama, Kapala Desa Bastanul Arifin menjelaskan, juga akan memberi kemudahan fasilitas Wifi bagi siswa siswi secara gratis yang dalam masa sekolah daring, karena selama ini kebanyakan para orang tua wali murid yang hanya berpenghasilan buruh tani yang tidak bisa mencukupi kebutuhan keluarga, apalgi pulsa untuk orang tua yang memiliki anak masih sekolah.

” Sempat vakum sesaat pembangunannya, dikarenakan adanya PPKM darurat,akibat Covid 19, sebab itulah dihentikan sementara, dan setelah adanya pertemuan ini, kita akan segera membuka kembali Kawista tersebut dengan nuansa yang baru dan akan lebih banyak keindahan-keindahan yang lebih menarik para wisatawan,” Pungkas Kades.

Salah satu Warga yang saat diwawancarai tidak mau menyebut namanya merasa senang dan dirinya mewakili masyarakat lainnya mengucapkan terimakasih kapada Pemerintah Desa yang sangat membantu dan meringankan beban dan sangat membantu masyarakat, apalagi saat ekonomi yang belum stabil karena covid 19.

Penulis: A.AliEditor: Gunawan
  • Bagikan