Warga Kabupaten HSU Diringkus oleh Satnarkoba Polres Kotabaru 

  • Bagikan
Satresnarkoba Polres Kotabaru meringkus salah satu pria yang diduga memilki barang Narkotika jenis Sabu-sabu, dengan tersangka ZA (53) Warga Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

ANALISNEWS, KOTABARU – Satresnarkoba Polres Kotabaru meringkus salah satu pria yang diduga memilki barang Narkotika jenis Sabu-sabu, dengan tersangka ZA (53) Warga Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Pria ini diduga membawa dan mengedarkan Narkotika jenis Sabu-sabu di Kabupaten Kotabaru, mendengar hasil laporan dari masyarakat. anggota Satuan Narkoba Polres Kotabaru kemudian menindak lanjuti informasi tersebut, dan langsung melakukan penangkapan terhadap ZA (53) di Jalan Veteran Desa Dirgahayu Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru.

Pelaku ZA ditangkap di pinggir jalan di depan Kantor Dinas Pertanian Kotabaru, Senin 25/10/2021 pukul 18.00 Wita.

Kapolres Kotabaru AKBP Gafur Aditya Harisada Siregar melalui Kasat Narkoba Iptu Gunalis Agam membenarkan, bahwa pada saat melakukan penangkapan dan penggeledahan di temukan barang bukti Narkotika jenis Sabu-sabu di dalam mobil Merk Suzuki Ignis warna abu-abu Nopol KT 1165 K yang saat itu sedang dikendarai oleh ZA (53).

“Pada saat itu, petugas Satresnarkoba Polres Kotabaru menemukan barang bukti tersebut di dalam tas serta dompet berupa 10 Paket Narkotika Jenis Sab,” ucapnya.

Barang bukti Narkotika jenis Sabu kita temukan dengan berat kotor 11,12 (sebelas koma dua belas) gram, dan 15 Paket dengan berat kotor 5,10 (lima koma sepuluh) Gram, 12 Paket dengan berat kotor 4,56 (empat koma lima puluh enam) Gram, 2 Paket dengan berat kotor 1,28 (satu koma dua puluh delapan) Gram, serta 3 Paket dengan berat kotor 1,38 (satu koma tiga puluh delapan) Gram.

“Selain itu katanya, ada juga uang tunai Rp 20.050.000, yang diduga uang hasil penjualan Narkotika jenis Sabu-sabu,” jelasnya.

Atas adanya kejadian tersebut, pelaku beserta barang bukti diamankan oleh Satuan Resnarkoba Polres Kotabaru untuk di proses hukum lebih lanjut.(zn/Taufikin)

  • Bagikan