Hipnotis Semarakkan Hari Pers Nasional: “Ada Terapi Obesitas dan Kecanduan Gadget”

  • Bagikan

ANALISNEWS, JAKARTA – Ada sesuatu yang baru dan menarik dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kendari, Sulawesi Tenggara, Februari 2022.

Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI) ikut menyemarakkan dengan berbagai festival. Bukan saja berupa atraksi dan hiburan seperti tayangan layar kaca. Tapi juga bantuan terapi. Kegiatan ini dikemas dalam kegiatan Bakti Sosial (Baksos).

Ketua Umum DPP-PKHI Ir Avifi Arka ketika ditemui Tim Baksos HPN M Nasir, Elly Sri Pujianti dan Karim Paputungan di Jakarta, Minggu pagi menyebut beberapa kegiatan. Antara lain membantu terapi bagi penderita gangguan kecemasan, sulit tidur, kegemukan (obesitas), kecanduan gadget (gadget detox), maupun trauma akibat pandemi Covid-19.

Avifi yg sedang menjadi instruktur pelatihan hipnotis menambahkan, pihaknya juga membantu terapi bagi pengidap phobia terhadap ketinggian atau phobia naik pesawat terbang.

“Ada seorang pejabat daerah yg menolak diangkat menjadi Sekretaris Daerah (Sekda), karena takut kalau tugas ke Jakarta naik pesawat terbang,” katanya mencontohkan.

Gejala yang mengemuka belakangan ini seperti kecanduan gadget juga sekalian dibantu terapinya.

“Bapak-bapak yang mau berhenti merokok atau Ibu-ibu yang ingin langsing silahkan datang nanti,” ujarnya.

PKHI adalah organisasi profesi di bidang hipnosis yang mempunyai kode etik dan sudah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Adapun pelatihan sudah mendapatkan izin operasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Hipnotis di kita masih sering disalah fahami. Padahal sangat ilmiah. Bahkan sudah dikenal 1.700 tahun lalu. Indonesia ketinggalan lebih 400 tahun dari negara-negara maju,” kata Avifi yang memperdalam ilmunya di Amerika dan Inggris.

*Rangkaian Kegiatan*

Kegiatan hipnotis dan hipnoterapi ini telah pula dilaporkan oleh bidang Baksos HPN dalam rapat koordinasi antara Panitia Pusat dan Panitia Daerah, 4 November lalu.

Hadir antara lain Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, Sekjen Mirza Zulhadi beserta jajaran.

Sedangkan dari Panitia Daerah Hadir Sekda Nur Endang Abbas beserta pimpinan organisasi perangkat daerah dan Pengurus PWI Sultra.

Rangkaian kegiatan HPN lainnya meliputi seminar, konvensi media massa, anugerah kebudayaan, lomba karya jurnalistik, literasi media di kampus-kampus, penghijauan, penanaman bakau hingga penglepasan satwa liar. Puncak acara 9 Februari sebagaimana tahun-tahun sebelumnya rencananya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. (R/har-Taufikin)

  • Bagikan