Latihan Puncak TNI AU “Angkasa Yudha 2021” Untuk Menguji Profesionalisme Prajurit TNI AU.

  • Bagikan

 

AnalisNews, Lumajang – Perkembangan lingkungan strategis, serta akselerasi kemajuan teknologi yang begitu pesat, merupakan tantangan yang harus dijawab TNI AU, khususnya dalam konteks menyelenggarakan pertahanan wilayah udara yuridiksi nasional. Rabu(24/11/2021)

Menyikapi hal tersebut, sebagai alat pertahanan negara, TNI AU senantiasa dituntut memiliki kesiapan operasi yang tinggi, baik kesiapan alutsista, maupun kesiapan Sumber Daya Manusia yang mengawakinya.

Untuk itulah, TNI AU melaksanakan pembinaan terhadap seluruh satuan jajarannya, melalui berbagai tahapan latihan, baik tingkat satuan, antar satuan dan latihan gabungan, serta latihan puncak TNI AU “Angkasa Yudha” yang hari ini kita selenggarakan di Pandanwangi kabupaten Lumajang.

Latihan Puncak TNI AU Angkasa Yudha 2021, merupakan latihan untuk memelihara, meningkatkan dan menguji profesionalisme Kotamaops TNI AU dan satuan-satuan jajarannya, dalam menyusun rencana dan melaksanakan operasi udara gabungan pada rencana Kampanye Militer.

Pada tahun 2021, Latihan Angkasa Yudha dilaksanakan dalam dua metode:

1. Geladi Posko, dilaksanakan di Kampus Seskoau, Koopsau I dan Koopsau II pada tanggal 25-28 Oktober 2021

2. Manuver Lapangan dilaksanakan di Lanud Iswahjudi, Lanud Abdul Rachman Saleh, Lanud Sultan Hasanuddin dan di AWR Pandan Wangi, dilaksanakan tanggal 22-24 November 2021

Latihan Angkasa Yudha 2021, melibatkan: 1.579 personel, terdiri dari 202 personel komando latihan dan 1.377 pelaku latihan.

Alutsista yang dilibatkan meliputi :

1. Pesawat tempur:

– 16 Pesawar F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi dan Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin

– 5 Pesawat SU-27/30 Sukhoi dari Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin dan Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi

– 5 Pesawat T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi

– 4 Pesawat Hawk 100/200 dari Skadron Udara 1 Lanud Supadio dan Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin

– 8 Pesawat EMB-314 Super Tucano dari Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh

2. Pesawat angkut

– 3 Pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh dan dari Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin

– 1 Pesawat Cassa-212 dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh

3. Pesawat intai

– 2 Pesawat Boeing 737 dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin

4. Pesawat Tanker

– 1 Pesawat Tanker C-130BT Hercules dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh

5. Helikopter

– 2 Helikopter EC-725 Caracal dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja

– 2 Helikopter NAS-332 Super Puma dari Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja

– 2 Helikopter EC-120B Colibri dari Skadron Udara 7 Lanud Suryadharma

– 1 helikopter AS-365 dari Satud PP

6. UAV Orbiter milik Pasukan Khas TNI AU

7. Berbagai alutsista dan senjata pertahanan udara lainnya, seperti Radar, Oerlicon, QW3 dan Gatling Gun

Selama tiga hari manuver lapangan, lebih dari 40 pesawat TNI AU, melaksanakan berbagai misi operasi udara, yaitu Operasi Inteljen, operasi pengamatan dan pengintaian udara, Operasi Udara Serangan Strategis (OUSS), Operasi Udara
Lawan Udara Ofensif (OULUO), Operasi Udara Lawan Udara Defensif (OULUD), Operasi Udara Lawan Darat, dan operasi mobilitas Udara.

Operasi Pengisian Bahan Bakar di Udara dan Operasi Khusus berupa, penerjunan Satuan Bravo dan penerjunan tim Pengendalian Pertempuran serta Pembebasan Sandra, serta melaksanakan latihan Search and Rescue Pertempuran (Sarpur).

Operasi-operasi udara ini diselenggarakan tidak hanya siang hari, namun juga dilatihkan operasi udara malam hari.

Manuver lapangan Angkasa Yudha 2021, muaranya untuk melihat dan menilai tingkat kemampuan yang kita miliki saat ini, sekaligus sebagai bahan evaluasi dalam peningkatan kemampuan seluruh satuan-satuan jajaran yang telah melaksanakan latihan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. (Didik Hermanto)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan